MENU TUTUP

Beredar Video Polisi Protes Honor Pengamanan Pemilu Dipotong, Ini Faktanya

Senin, 29 April 2019 | 14:05:58 WIB
Beredar Video Polisi Protes Honor Pengamanan Pemilu Dipotong, Ini Faktanya Poto Ilustrasi pengamanan pemilu

Jakarta - Beredar video polisi berpangkat bintara beramai-ramai meneriaki seorang perwira polisi di halaman markas polisi. Polisi berpangkat bintara disebut protes terkait honor pengamanan Pemilu 2019.

Dilihat detikcom pada Senin (29/4/2019), video itu berdurasi 37 detik. Tampak seorang personel membela temannya yang sedang protes.

"Komandan mau ancam mutasi, mutasi kemana komandan?" teriak personel berpangkat bintara itu kepada perwira yang sedang berdiri di podium sambil berusaha menenangkan anggotanya.

Dari informasi yang diterima detikcom, peristiwa itu terjadi di Mapolres Halmahera Selatan, Maluku Utara, pagi tadi. Kapolres Halmahera Selatan diprotes anggotanya yang merasa honor pengamanan Pemilu 2019 mereka dipotong.

"Miskomunikasi saja. Bukan pemotongan (honor). Kemarin kan tahapan pemilu molor. Semula pemungutan suara sampai penghitungan diprediksi enam hari sesuai jadwal KPU, ternyata saat pelaksanaannya lebih lama dari waktu yang diprediksi, sementara DIPA anggaran yang diberikan hanya 6 sampai 7 hari," ujar Kapolda Maluku Utara Brigjen Suroto saat dimintai konfirmasi detikcom.

Suroto menuturkan anggotanya dalam video tersebut mengira pembayaran honor pengamanan pemilu tak transparan karena tak sesuai lama kerja mereka. Suroto menegaskan Polda Maluku Utara akan memenuhi hak-hak anggotanya yang telah bertugas mengamankan pemilu.

"Ternyata kan sampai tanggal 28 (April 2019), pelaksanaannya kan molor dan di sini jaraknya jauh-jauh. Jadi mereka kira kami tidak transparan, padahal meleset dari jadwal awal. Mereka kan bertanggung jawab atas logistik pemilu, mengantar dari mulai ke TPS untuk pemungutan, setelah itu dari TPS mengantar ke desa, ke kecamatan, jadi memang capek. Makanya sampai ada yang meninggal kan," terang Suroto.

Suroto mengaku akan turun langsung menyelesaikan masalah kekurangan pembayaran honor pengamanan pemilu. Saat ini Wakapolda dan Karo Ops Polda Maluku Utara juga telah mengecek permasalahan tersebut ke lapangan.

"Wakapolda, Karo ops sudah turun ke lapangan. Rencana saya juga turun ke lapangan. Kami akan penuhi hak-hak mereka. Kami akan cari anggarannya," tutur Suroto.

Sumber : detik

Berita Terkait

Sandi Janji Turunkan Harga Listrik dan Sembako

Bawaslu Rohil Lakukan Apel Siaga Patroli Pengawasan Masa Tenang

Pendukung Balon Bupati Rohil Afrizal Sintong Terus Bertambah, ini dari Tanah Putih...

Ribuan Warga Pulau Merbau hadiri Kampanye AYO

Asset Dapat Nomor Urut 1, Afrizal Sintong Sebut Sudah Sesuai Keinginan

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Kronilogi Penganiayaan Pelajar MTS Hingga Tewas oleh Oknum Polisi

2

Wow! Ternyata Gubernur Dapet Bonus 1,7 Miliar Per Bulan Dari Pajak Kendaraan

3

Ironi di Riau, Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi Lagi

4

Kecanduan Film Porno, Seorang Pria Bunuh Bocah Perempuan Lalu Perkosa Jasadnya

5

Disidang, Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Yang Beredar 99 Persen Palsu

6

Hati-hati Modus Gerebek Mesum OTK di Pekanbaru Peras dan Rampas Mobil

7

Jejak Kasus Oknum Polisi Cabuli ABG Berdalih Tindak Pelanggar Lalu Lintas

8

Di Balik Surat BEM UGM untuk UNICEF: Nyawa Seharga Buku Tulis dan Teror yang Mengintai

9

Oknum Guru PPPK Diduga Selingkuh di Rumah Sendiri, Digerebek Suami dan Warga

10

Suport Atensi Kapolres Basmi Bali & Kenalpot Brong Demi Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan, " Ini