MENU TUTUP

PWI Riau Buka Enam Kelas UKW Angkatan XII Secara Gratis

Minggu, 10 Maret 2019 | 17:07:10 WIB
PWI Riau Buka Enam Kelas UKW Angkatan XII Secara Gratis Ketua PWI Riau

Pekanbaru (wawasanriau)--Masih bersempena dengan Hari Pers Nasional (HPN) 2019 Tingkat Provinsi Riau, PWI Riau bekerjasama dengan SKK Migas Sumbagut akan menggelar Uji Kompetisi Wartawan (UKW) Angkatan XII di Pekanbaru pada 21-22 Maret akan datang. UKW PWI Riau Angkatan XII ini dibuka hanya untuk anggota PWI Riau dan gratis alias tidak dikenakan biaya sama sekali.


"PWI Riau menyampaikan apresiasi dan terimakasih yang tulus ikhlas kepada SKK Migas Sumbagut. Khususnya kepada Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Pak Avicenia Darwis dan jajaran, yang langsung kongkrit merespon program-program PWI Riau, terutama program UKW PWI," kata Ketua PWI Riau H Zulmansyah Sekedang.

Itu disampaikan Zulmansyah di sela-sela pertemuan silaturrahmi antara PWI Riau dan SKK Migas Sumbagut di Restoran Pondok Yunus Pekanbaru, Sabtu (9/3/2019). 

Selain Ketua PWI Riau, hadir dalam silaturrahmi itu Sekretaris Amril Jambak, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Harri B Koriun dan Ketua Seksi Pemberdayaan Wartawati Henni Elyati. 
Sementara dari SKK Migas Sumbagut, hadir langsung Kepala Perwakilan Avicenia Darwis, Senior Manager Humas Evy Yanti dan sejumlah staf.

Dijelaskan Zulmansyah, bersamaan dengan UKW PWI Riau XII, juga akan diselenggarakan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Jurnalistik untuk Wartawan Migas. Jumlah peserta diklat direncanakan untuk 100 wartawan, sedangkan untuk UKW ditetapkan 42 wartawan.

"Peserta diklat diutamakan pengurus PWI Riau dan wartawan daerah yang berada dalam area perusahaan migas. Sedangkan UKW diutamakan bagi wartawan yang belum pernah ikut UKW dan masing-masing PWI kabupaten/kota diberikan jatah dua wartawan di daerahnya untuk ikut serta dengan rekomendasi ketua PWI daerah masing-masing. Batas pendaftaran untuk semua wartawan daerah adalah Sabtu, 16 Maret 2019," kata Zulmansyah.

Zulmansyah mengakui, sejauh ini persentase wartawan PWI Riau yang sudah lulus UKW masih rendah. Dari 1.029 anggota PWI Riau baru sekitar 40 persen yang sudah lulus UKW. 

"Target PWI Riau tahun 2019 ini lebih 50 persen dari anggota lulus UKW. Program UKW ini adalah program  utama di PWI Riau," kata Direktur Harian Riau Pos ini.

Sisi lain, Zulmansyah berharap para sahabat dan mitra-mitra PWI Riau lainnya dapat membantu menyukseskan program UKW PWI Riau ini dengan meniru SKK Migas Sumbagut. 

"Kita bersyukur sudah ada mitra yang memberi perhatian lebih kepada wartawan PWI Riau. Sekedar informasi, setiap kelas UKW PWI untuk tujuh wartawan menjadi pesertanya memerlukan biaya Rp15 juta. Kalau tanpa bantuan sponsor atau mitra, maka setiap wartawan peserta UKW bisa dikenakan biaya sampai Rp2 juta. Itu tentu berat bagi wartawan. Makanya, terimakasih sebesar-besarnya PWI Riau sampaikan kepada SKK Migas Sumbagut yang sudah membantu UKW PWI Riau sampai enam kelas sekaligus," tutupnya.

 

Sumber : cakaplah.com

Berita Terkait

Bupati Rohil Resmikan Puskesmas Termegah di Riau

Anak Sulung Bupati Rohil, Naladia Ayu Rokan Jalani Prosesi Pernikahan

Wabup Lantik Sejumlah Pejabat Baru di Lingkungan Pemkab Rohil

Ucapan Bupati Rohil Suyatno Dibuktikan, Jalan KPL Baganhulu Bakal di Aspal

10 Praja IPDN Lakukan Penelitian di Rohil

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Kronilogi Penganiayaan Pelajar MTS Hingga Tewas oleh Oknum Polisi

2

Wow! Ternyata Gubernur Dapet Bonus 1,7 Miliar Per Bulan Dari Pajak Kendaraan

3

Ironi di Riau, Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi Lagi

4

Kecanduan Film Porno, Seorang Pria Bunuh Bocah Perempuan Lalu Perkosa Jasadnya

5

Disidang, Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Yang Beredar 99 Persen Palsu

6

Jejak Kasus Oknum Polisi Cabuli ABG Berdalih Tindak Pelanggar Lalu Lintas

7

Di Balik Surat BEM UGM untuk UNICEF: Nyawa Seharga Buku Tulis dan Teror yang Mengintai

8

Oknum Guru PPPK Diduga Selingkuh di Rumah Sendiri, Digerebek Suami dan Warga

9

Suport Atensi Kapolres Basmi Bali & Kenalpot Brong Demi Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan, " Ini

10

Sidang Isbad, Muhammadiah Tetapkan 18 Februari 2026 Lebih Awal Dari Pemerintah