MENU TUTUP

Gubri Hadiri Panen Raya Padi di Rohil

Selasa, 25 September 2018 | 20:25:37 WIB
Gubri Hadiri Panen Raya Padi di Rohil Gubri H Wan Tamrin Hasyim, Danrem 031 WB Brigjend TNI Sonny Aprianto, Bupati Rohil H Suyatno, Dandim 0321 Rohil Letkol Inf Didik Efendi, Kajari Rohil Gaos Wicaksono, Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto, Ketua DPRD Nasrudin Hasan, Sekda Surya Arfan,

BAGANSIAPIAPI, WAWASANRIAU.COM - Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim melaksanakan panen raya padi di Kepenghuluan Pematang Singkek, Kecamatan Rimba Melintang, Kabupaten Rokan Hilir, Selasa 25 September 2018.

Acara itu juga dihadiri Danrem 031 WB Brigjend TNI Sonny Aprianto, Bupati Rohil H Suyatno, Dandim 0321 Rohil Letkol Inf Didik Efendi, Kajari Rohil Gaos Wicaksono, Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto, Ketua DPRD Nasrudin Hasan, Sekda Surya Arfan, Para Kepala Dinas, Camat, Penghulu serta para petani.

Pelaksanaan panen raya padi di areal seluas 304 hektare oleh Gubernur Riau, Danrem serta Bupati dilakukan secara simbolis dengan melakukan pemotongan padi dan dilanjutkan dengan pemanenan dengan menggunakan mesin.

Dalam sambutannya, Gubri mengatakan, pemerintah daerah cukup apresitif dalam menjaga serta melestarikan persawahan dan keberhasilan para petani dalam penanaman padi hingga panen.

Wan Thamrin meminta masyarakat agar tidak mengalih fungsikan lahan persawahan yang telah ada saat ini. "Tolong dipertahankan dan jangan dialih fungsikan, karena hasil padi sangatlah menjanjikan," harapnya.

Dia menambahkan, lahan persawahan yang dialih fungsikan menjadi perkebunan sawit sudah cukup banyak. "Waktu masih saya menjabat Bupati Rohil, sepanjang jalan ke Bagansiapiapi itu lahan persawahan," jelasnya.

Pada kesempatan sama, Danrem Sonny Aprianto, menyampaikan, pertanian merupakan salah satu sektor penting penopang perekonomian nasional, terlebih dalam mengatasi dampak krisis ekonomin yang sampai kini belum sepenuhnya pulih.

Namun demikian, realita yang kita hadapi saat ini sektor pertanian seakan jalan di tempat. penyebab nya tentuntya kompleks, namun setidaknya faktor pemanasan global dan pergeseran orientasi mata pencaharian masyarakat telah menyumbang relatif banyak terhadap pudarnya semangat agraris masyarakat dan terganggunya produktivitas pangan.

"Kabupaten Rohil merupakan salah satu penyuplai produksi padi di wilayah provinsi Riau yang harus di perthankan guna meningkatkan swasembada pangan di daerah. Untuk itu melalui panen raya padi seluas 304 hektar ini di harap dapat memenuhi kebutuhan sembako di provinsi riau khususnya Rohil serta dapat menggugah kembali gairah bertani masyarakat,"jelasnya.

Keberadaan TNI tambahnya, untuk membantu kedaulatan rakyat melalui para Babinsa di daerah-daerah. Dan pihaknya mendapat perintah untuk mendampingi para petani dalam berbagai program seperti Luas Tambah Tanam (LTT).

"Kita berharap tidak ada lagi inpor beras karena indonesia merupakan negara penghasil padi besar," pungkasnya. (adv/zmi)

Berita Terkait

Bupati Rohil: Guru, Prestasi dan Menerima Upah Harus Seimbang

Didukung DLH Rohil, Bupati Bistamam Canangkan Goro Massal 3 Hari Berantas Sarang Nyamuk DBD

Dinas PUPR Rohil : Proyek Hotmix di Simpang Kanan Masih Dalam Pemeliharaan

Kodim 0321/Rohil dan Gugus Tugas Tetap Intensif Laksanakan Penegakan Protokol Kesehatan

Wabup Siak Nyaris Jadi Korban BOM Sarinah

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

PSI X ESI Rohil Hadirkan Turnamen Free Fire Independent Day 2026

2

Kadisdikbud Rohil Pastikan Program Seragam Sekolah Gratis SD-SMP Tetap Berlanjut

3

STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Siap Gelar UAS Genap TA 2025/2026

4

Menjembatani Peradaban, Menggapai Harapan: Jembatan Merah Putih Presisi di Rohil Diresmikan

5

Simak Arahan Kadisdikbud Rohil saat Buka MPLS di SMPN 1 Bangko

6

Ringankan Beban Masyarakat, Sat Binmas Polres Rohil Gelar Gerakan Pangan Murah

7

Muhammad Maliki Resmi Berlabuh ke PSI, Optimistis Tatap Pemilu 2029

8

Polsek Bangko Gelar Malam Pengantar Tugas Kompol Buyung Kardinal

9

65 Anggota Polres Rohil Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Peningkatan Profesionalisme

10

Bupati Rohil Resmikan Festival Ekraf Pesona Boapi 2026, Dorong Digitalisasi UMKM Via QRIS