MENU TUTUP
Lahir Permatur

Ibu Kandung Kubur Bayinya Di Kebun Karet Seberang Rumah

Jumat, 10 Februari 2017 | 15:20:19 WIB
Ibu Kandung Kubur Bayinya Di Kebun Karet Seberang Rumah RS (32) saat dilokasi TKP penguburan bayi di salah satu kebun karet dekat rumahnya.

BAGANSBATU,WAWASANRIAU.COM - Sunguh tega seorang ibu mengakhiri anak perempunya dengan cara memasukkan kedalam Kotak Tapperwear dengan dibungkus plastik dan disimpan di ruang tamu rumahnya. Orang tua yang melakukan itu bernasial, RS (32) warga jalan MT Haryono Bambu Kuning Bagan Batu, Kelurahan Bahtera Makmur Kota, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir.

Berdasarkan informasi yang dirangkum dilapangan, Jumat (10/2/2017) kemarin menyebutkan, bahwa terungkapnya kasus pembuangan bayi ini berdasarkan kecurigaan masyarakat terhadap ibu bayi itu yang diketahui berinisial, RS (32) perutnya tidak membesar lagi dan sudah kempes.

Karena selama ini warga setempat menduga bahwa Rini tengah hamil, namun warga sekitar melihat bahwa perut Rini tidak terlihat lagi seperti orang hamil. Kecurigaan itu muncul lantaran tidak terlihat sesosok bayi dirumah Rini.

Selanjutnya, pada Kamis (9/2/2017) warga sekitar menanyakan langsung kepada Rini, namun Rini mengaku kalau dirinya tidak melahirkan dan hanya sedang sakit Asam Lambung dengan nada mengelak dari pertanyaan masyarakat setempat.

 

Kemudian, warga merasa penuh curiga apa yang disembuyikan oleh Rini lalu mendatangi rumah RT setempat untuk menanyakan langsung kepada Rini. Namun Rini tetap bersikukuh kalau dia sedang sakit dan bukan hamil seperti apa dugaan dari masyarakat.

Masyarakat dengan RT penuh rasa penasaran dan curiga dan bagimana untuk meyakinkan bahwa Rini itu baru saja melahirkan mencoba membawa salah seorang Bidan agar dilakukan pemeriksaan, lalu Bidan tersebut melakukan pemeriksaan, dan ternyata benar, Rini baru saja melahirkan.

Tak dapat menghindar lagi, akhirnya Janda anak dua ini mengaku bahwa ia telah melahirkan bayi yang masih prematur. Menurut Rini, kandungnya berusia 7 bulan.

Dan ketika ditanya dimana bayi itu berada, sontak RT dan warga terkejut, lantaran, ia mengatakan bahwa bayi itu telah meninggal sesaat setelah dilahirkan pada Rabu (8/2/2017) sekira pukul 02.00 Wib dini hari.

Rini juga mengaku bahwa Bayi itu sempat dikuburkan di hutan karet seberang rumahnya, namun paginya ia kembali mengambil dan meletakkannya di dalam kotak plastik dan dimasukkan ke dalam kantongan plastik kemudian disimpan diruang tamu rumahnya.

Tanpa pikir panjang, RT setempat langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Bagan Sinembah. Mendapat laporan, polisi bersama tim medis dari Puskesmas Bagan Batu langsung menuju lokasi untuk mengamankan Rini. Selanjutnya bayi malang itu dibawa ke ruang mayat Puskesmas untuk dilakukan Visum et Repertum.

Kapolres Rokan Hilir AKBP Henry Posma Lubis SIK MH dikonfirmasi Wartawan melalui Kapolsek Bagan Sinembah Kompol Eka Ariandy Putra SH SIK Jumat (10/2/2017) membenarkan adanya teragedi tersebut.

“Ibu bayi itu masih dirawat di Puskesmas, dan bayinya hari ini akan dibawa ke Pekanbaru untuk dilakukan Otopsi, kita ingin memastikan apakah bayi ini meninggal didalam kandungan apa setelah dilahirkan, atau juga meninggal karena dikubur, kita tunggu hasilnya nanti,” terang Kapolsek. (rls/fie)

Berita Terkait

Diduga Sudah Tradisi Turun Temurun Perambah Hutan Bakau Sulit Ditertipkan

Kapolsek Tambang Hadiri Loka Karya Mini Terkait Penanganan Stunting

Pidsus Kejari Rohil Berhasil Tagih Pidana Denda Kasus Korupsi Dana Media

Polsek Bangko Amankan Warga Bagansiapiapi Pencuri Hanphone

Kondisi 2 WNI Korban Teror di Masjid New Zealand Sudah Stabil

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Kronilogi Penganiayaan Pelajar MTS Hingga Tewas oleh Oknum Polisi

2

Wow! Ternyata Gubernur Dapet Bonus 1,7 Miliar Per Bulan Dari Pajak Kendaraan

3

Ironi di Riau, Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi Lagi

4

Kecanduan Film Porno, Seorang Pria Bunuh Bocah Perempuan Lalu Perkosa Jasadnya

5

Disidang, Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Yang Beredar 99 Persen Palsu

6

Hati-hati Modus Gerebek Mesum OTK di Pekanbaru Peras dan Rampas Mobil

7

Jejak Kasus Oknum Polisi Cabuli ABG Berdalih Tindak Pelanggar Lalu Lintas

8

Di Balik Surat BEM UGM untuk UNICEF: Nyawa Seharga Buku Tulis dan Teror yang Mengintai

9

Oknum Guru PPPK Diduga Selingkuh di Rumah Sendiri, Digerebek Suami dan Warga

10

Suport Atensi Kapolres Basmi Bali & Kenalpot Brong Demi Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan, " Ini