MENU TUTUP
Terancam di Rumahkan

Pemkab Rohil Data Ulang Honorer Dinas Kesehatan

Kamis, 21 Juli 2016 | 18:46:24 WIB
Pemkab Rohil Data Ulang Honorer Dinas Kesehatan Asisten IV setdakab Rohil, Dahniar

BAGANSIAPIAPI,WAWASANRIAU.COM - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir lakukan pendataan ulang terhadap tenaga Honorer Dinas Kesehatan (Diskes) Rohil, Pendataan bertujuan untuk mengevaluasi, bagi yang kurang efektif dalam bekerja terancam akan dirumahkan. Kamis (21/07/2016), dilapangan Eks Purna MTQ, Batu Enam.

"Seluruh tenaga honorer akan kita data untuk selanjutnya dilakukan evaluasi. Dimana evaluasi ini nantinya dilakukan dengan cara melihat kinerja dari tenaga honorer yang ada," Kata Asisten IV setdakab Rohil, Dahniar

Dahniar mengungkapkan, Biaya untuk membayar gaji honorer setiap tahunnya sebesar Rp193 Milyar. Jadi, bagi yang tidak efektif dalam bekerja rencananya akan kita rumahkan sementara. Adapun kriteria merumahkan honorer ini kita masih melihat kepada absensi dan pencapaian kinerjanya.

"Jika jarang masuk kerja dan tidak ada yang dikerjakan maka akan kita rumahkan. Karena tidak ada gunanya kita mengeluarkan anggaran yang besar setiap tahunnya tanpa kontribusi yang jelas, "beber Dahniar.

Dilanjutkan, Inventarisasi dan evaluasi ini dilakukan karena diprediksikan ada tahun 2017 mendatang APBD Rohil hanya tinggal Rp1,2 Miliar dan belum lagi dipotong dengan biaya tidak langsung gaji dan pengeluaran rutin dengan besaran sekitar 604 Miliar serta ditambah pembayaran gaji honorer sebesar Rp193 Miliar. Nah, kalau ini dipaksakan maka belanja modal kita akan menjadi minus," beber Asisten IV Administrasi ini.

Sesuai kontrak kerja tenaga honorer telah dijelaskan, beberapa poin yang diantaranya jika tidak masuk kerja selama satu minggu berturut-turut maka akan diberhentikan secara sepihak.

"Pada dasarnya bagaimana tenaga honorer sebagai tenaga bantu bisa memaksimalkan kinerjanya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, "Sebutnya.

Rekap data akan dilakukan secara menyeluruh, apalagi saat ini gaji honorer telah mencapai Rp 1 Juta. "Kalau dipaksakan, maka pembangunan tak akan jalan lagi. Dari Rp1,2 Miliar hanya tersisa sebesar Rp400 miliar saja. Nah, ini pasti akan sulit untuk pembangunan, "pungkasnya.

Adapun tenaga honorer dilingungan yang dikumpulkan untuk diinventarisasi itu sebanyak 4 Pusat kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yakni Puskesmas Bagansiapiapi, Puskesmas Bagan Punak, Puskesmas Batu Hampar, dan Puskesmas Sinaboi. (fie/humas)
 

Berita Terkait

Mahasiswa KUKERTA Reguler UNRI Sukses Terapkan Game-Based Learning, Tingkatkan Minat Belajar IPA Sis

Sudah 4 Orang PDP Covid-19 di Rohil Wafat

Tampa Pemuda Pemudi, Rokan Hilir Ini Hanya Omong Kosong Yang Akan Bergerak Maju

Polsek Bangko Bagikan APD Kepada Bhabinkamtibmas Dan Sembako Kepada Pasien Positif Covid-19

Cegah Penularan Covid-19, Polsek Bangko Sosialisasikan PPKM Mikro

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Kronilogi Penganiayaan Pelajar MTS Hingga Tewas oleh Oknum Polisi

2

Wow! Ternyata Gubernur Dapet Bonus 1,7 Miliar Per Bulan Dari Pajak Kendaraan

3

Ironi di Riau, Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi Lagi

4

Kecanduan Film Porno, Seorang Pria Bunuh Bocah Perempuan Lalu Perkosa Jasadnya

5

Disidang, Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Yang Beredar 99 Persen Palsu

6

Hati-hati Modus Gerebek Mesum OTK di Pekanbaru Peras dan Rampas Mobil

7

Jejak Kasus Oknum Polisi Cabuli ABG Berdalih Tindak Pelanggar Lalu Lintas

8

Di Balik Surat BEM UGM untuk UNICEF: Nyawa Seharga Buku Tulis dan Teror yang Mengintai

9

Oknum Guru PPPK Diduga Selingkuh di Rumah Sendiri, Digerebek Suami dan Warga

10

Suport Atensi Kapolres Basmi Bali & Kenalpot Brong Demi Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan, " Ini