Sosok Penyumbang Emas 28 Kg Untuk Monas, Berakhir 9 Th Dipenjara
Wawasanriau.com - Teuku Markam adalah saudagar kaya asal Aceh yang dikenal sebagai penyumbang utama emas pada lidah api Monumen Nasional (Monas).
Berikut adalah fakta kunci mengenai kontribusi dan perjalanan hidup beliau :
- Sumbangan Emas
Dari total 35 kg emas yang melapisi puncak Monas di awal pembangunannya, Teuku Markam menyumbangkan sebanyak 28 kilogram. Saat ini, total emas di Monas telah mencapai 72 kg setelah beberapa kali penambahan dan renovasi.
- Latar Belakang
Lahir di Seuneudon, Aceh Utara pada tahun 1925, ia adalah keturunan bangsawan (Uleebalang) yang sempat berkarier di militer sebagai ajudan Jenderal Gatot Soebroto sebelum beralih menjadi pengusaha sukses.
- Peran Ekonomi
Melalui perusahaannya, PT Markam, ia menjadi salah satu orang terkaya di era Presiden Soekarno dan mendanai berbagai proyek strategis nasional, termasuk pembebasan Irian Barat.
- Penjara 9 Thn
Pada masa awal Orde Baru (1966), ia dipenjara tanpa proses pengadilan selama 9 tahun karena dituduh terlibat PKI dan harta kekayaannya disita oleh negara. Aset perusahaannya kemudian menjadi cikal bakal BUMN PT Berdikari (Persero).
-Akhir Hayat
Setelah bebas pada 1974, ia mencoba bangkit kembali di dunia bisnis namun tidak pernah mendapatkan kembali kekayaan besarnya seperti dulu. Teuku Markam wafat pada tahun 1985.
Salam Hormat !

