MENU TUTUP

MENYALA..!! DPR RI Tantang Polisi Audit Pemasukan SIM dan STNK

Senin, 16 Februari 2026 | 11:03:29 WIB
MENYALA..!! DPR RI Tantang Polisi Audit Pemasukan SIM dan STNK

Jakarta,wawasanriau.com - Anggota Komisi III DPR RI, Benny K. Harman, melontarkan tantangan terbuka kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia agar seluruh pemasukan dari penerbitan dan perpanjangan SIM serta STNK diaudit secara menyeluruh.

Rapat dengar pendapat (RDP) antara Benny K. Harman dan Kakorlantas Polri yang menyinggung soal audit pemasukan dari SIM dan STNK dilaksanakan pada hari ?Rabu, 4 Desember 2024? di ruang rapat Komisi III DPR RI, kemaren.

Dalam rapat kerja bersama Kakorlantas Polri, Benny menilai sistem perpanjangan SIM dan STNK saat ini justru menjadi beban berat bagi masyarakat kecil, terutama warga di daerah terpencil seperti Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurutnya, layanan yang seharusnya bersifat pelayanan publik malah terasa seperti pungutan rutin.

Ia mengungkapkan, warga di daerah kerap harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk memperpanjang SIM atau STNK. Ironisnya, kendala teknis seperti mesin rusak sering membuat proses itu berlarut-larut.

Biaya yang dikeluarkan pun tidak sedikit—bahkan bisa setara dengan harga tiket pesawat ke Jakarta.

“Bayangkan, hanya untuk memperpanjang SIM, masyarakat harus mengeluarkan biaya besar setiap tahun, padahal SIM-nya masih layak dan tidak bermasalah,” ujar Benny.

Lebih jauh, ia menyinggung potensi pemasukan dari perpanjangan SIM yang disebutnya bisa mencapai triliunan rupiah. Menurutnya, kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar: apakah orientasi layanan benar-benar untuk masyarakat, atau justru untuk pendapatan institusi?

Benny juga mengkritisi kewajiban penggantian pelat nomor kendaraan secara berkala. Ia menilai aturan tersebut tidak masuk akal jika pelat lama masih dalam kondisi baik, dan justru menguntungkan pihak-pihak tertentu di luar kepentingan publik.

Sebagai solusi, Benny mengusulkan agar mulai tahun anggaran 2025, biaya administrasi perpanjangan SIM dan STNK dihapuskan.

Selain itu, ia mendesak dilakukan audit total terhadap aliran dana dari penerbitan SIM, STNK, dan pelat nomor kendaraan agar transparansi dan keadilan bagi masyarakat benar-benar terwujud. **

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD Ajak Hindari Money Politik

DPRD Rohil Panggil Sekretaris Daerah dan Sejumlah Kepala OPD

Anggota DPRD Rohil Riduan Mendukung Program Ekonomi Kerakyatan

Asosiasi Kontraktor Gelar Audiensi Dengan DPRD Rohil

Pansus IV DPRD dengan OPD Rohil Hearing tentang Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

DPRD Rohil Gelar Paripurna Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

2

Daftar Lengkap 21 Pejabat Pemkab Rohil yang Baru Dilantik Bupati H. Bistamam

3

Polres Rohil tindak tegas Illegalloging di Sinaboi, 2 Tersangka Diamankan, Ratusan Batang Kayu Disit

4

Forum Media Daerah Rohil Resmi Surati DPRD, Desak RDP Soal Anggaran Kerjasama Media

5

Tingkatkan Stok Darah Pasien, PHR dan PMI Rohil Gelar Aksi Kemanusiaan

6

Tanam Pohon Trembesi di Sungai Bakau, Polsek Sinaboi Gencarkan Green Policing

7

Pamit ke Camat dan Pemdes, Mahasiswa KKN STAI Ar-Ridho Akhiri Masa Pengabdian di Sinaboi

8

Media Lokal Rohil Soroti Kemitraan Publikasi, Pemkab dan DPRD Diminta Buka Ruang Dialog

9

Hadir di Malam Puncak Haul ke-80, Dr. Maliki Ikuti Rangkaian Peringatan Syekh Oesman Syahbuddin

10

Malam Puncak Haul ke-80 Syekh Oesman Syahbuddin, Bagansiapiapi Dipadati Jamaah dan Masyarakat