MENU TUTUP

Bukan Sekadar Inisiatif Kesehatan, MBG Strategi Hidupkan Ekosistem UMKM Daerah

Jumat, 06 Februari 2026 | 07:47:16 WIB
Bukan Sekadar Inisiatif Kesehatan, MBG Strategi Hidupkan Ekosistem UMKM Daerah

Medan,WawasanRiau.com - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar inisiatif kesehatan, melainkan strategi untuk membangun sistem ekonomi lokal yang masif di seluruh daerah Indonesia. Melalui integrasi rantai pasok dari petani dan peternak setempat, program ini diproyeksikan mampu menyerap jutaan tenaga kerja seiring dengan peningkatan jumlah penerima manfaat MBG.

Bima menjelaskan, saat ini jumlah penerima manfaat telah mencapai 60 juta jiwa dengan target tuntas sekitar 80 juta jiwa pada akhir tahun. Jika seluruh ekosistem dapur telah terbangun untuk melayani 82 juta penerima, potensi penyerapan tenaga kerja secara formal diperkirakan mencapai 5 juta orang.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan ketersediaan suplai bahan baku di sekitar lokasi dapur. Hal ini dilakukan agar dampak ekonominya langsung dirasakan oleh masyarakat setempat.

"Ini kan kemudian perputaran uang yang tadinya tersentralisasi di Jakarta, di pusat, ini di-drop di daerah semuanya. Dan ini menghidupkan ekosistem tadi, menghidupkan pengusaha telur, sayur-sayuran, ikan. Jadi sekali lagi, bukan hanya kesehatan," ujar Bima saat meresmikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Amplas, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (5/2/2026).

Bima memaparkan, dana yang bersumber dari anggaran pusat kini dialirkan langsung ke daerah-daerah melalui pembangunan dapur-dapur produksi. Hal ini sekaligus menjawab kritik mengenai besarnya anggaran MBG, dengan menunjukkan bahwa program ini berfungsi sebagai stimulus ekonomi yang menghidupkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pangan di lapisan masyarakat bawah.

"Banyak penerima manfaatnya sudah naik, dapurnya banyak, tapi suplainya nggak ada. Ngambil telurnya, ngambil ayamnya ini masih tetangga, masih jauh, nggak dapat. Makanya kita pastiin, kita cek lagi sama BGN (Badan Gizi Nasional), BGN sama kita tukar data terus. Mana yang supplier-nya yang sudah di situ, mana yang supplier-nya yang masih ngambil di luar," tegasnya.

Bima menginstruksikan daerah agar tidak hanya menjadi konsumen, tetapi wajib menjadi penyedia bahan baku utama. Dengan terpenuhinya kebutuhan pangan dari wilayah sekitar dapur, program MBG diharapkan dapat menekan angka inflasi daerah karena rantai distribusi menjadi lebih pendek dan efisien.

Selain itu, dirinya juga mengimbau Dinas Kesehatan di tiap daerah untuk memonitor standar higienitas dan pengelolaan limbah dapur. Langkah ini penting demi mencapai target zero accident dalam pelaksanaan program nasional ini.

Peresmian ini turut dihadiri Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Gotong Royong Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Chandra Tirta Wijaya, Ketua Umum (Ketum) Kadin Sumut Firsal Dida Mutyara, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan Donald Simanjuntak, dan pihak terkait lainnya.**

Rilis :Puspen Kemendagri.

Berita Terkait

Polsek Tanah Putih Pantau Pembuatan Pos Pengamanan Jelang Lebaran

HUT Kodim, Bupati Rohil Suyatno Ikut Memancing Ikan Patin

Tim Puslitbang Polri Lakukan Kegiatan Penelitian Tentang Tata Kelola SDP di Polres Rohil

Dukung Program Kesehatan, Bupati Rohil Afrizal Sintong Dapat Cendera Mata dari BPJS

Alumni Akabri 99 Riau Peduli, Salurkan 1000 Bansos Dan Gelar 1000 Vaksinasi

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Kronilogi Penganiayaan Pelajar MTS Hingga Tewas oleh Oknum Polisi

2

Wow! Ternyata Gubernur Dapet Bonus 1,7 Miliar Per Bulan Dari Pajak Kendaraan

3

Ironi di Riau, Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi Lagi

4

Kecanduan Film Porno, Seorang Pria Bunuh Bocah Perempuan Lalu Perkosa Jasadnya

5

Disidang, Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Yang Beredar 99 Persen Palsu

6

Jejak Kasus Oknum Polisi Cabuli ABG Berdalih Tindak Pelanggar Lalu Lintas

7

Di Balik Surat BEM UGM untuk UNICEF: Nyawa Seharga Buku Tulis dan Teror yang Mengintai

8

Oknum Guru PPPK Diduga Selingkuh di Rumah Sendiri, Digerebek Suami dan Warga

9

Suport Atensi Kapolres Basmi Bali & Kenalpot Brong Demi Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan, " Ini

10

Sidang Isbad, Muhammadiah Tetapkan 18 Februari 2026 Lebih Awal Dari Pemerintah