Politik

Bistamam Vs Afrizal Sintong, Golkar Pilih Siapa?

ROHIL-Pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 khususnya di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) pada November mendatang sepertinya akan menjadi pertarungan sengit antar sesama kader dalam merebut tampuk kekuasaan sebagai orang nomor 1 di Kabupaten berjuluk "Negri Seribu Kubah" ini. Pasalnya, dua pasangan Bakal Calon (Balon) Bupati yang kemungkinan besar maju pada Pilkada mendatang yakni Bistamam dan Afrizal Sintong adalah kader dari Partai yang sama yakni Golkar.

Untuk diketahui Bistamam saat ini menjabat sebagai Dewan Penasehat Partai Golkar, sedangkan Afrizal Sintong adalah Ketua DPD II Golkar Rohil. Kedua nya merupakan orang penting dan telah banyak berjasa di partai berlambangkan pohon beringin ini. Terkhusus Afrizal Sintong yang saat ini masih berstatus bupati Rohil ini melalui Pemilihan serentak 14 Februari 2024 lalu  telah berhasil mengembalikan kejayaan partai Golkar.

Partai Golkar sempat tersingkir dari kursi pimpinan DPRD walau pada beberapa priode sebelumnya tetap kokoh menduduki jabatan pimpinan dewan. Akan tetapi pada Pileg 2019 partai penguasa yakni PDI-P mengungguli perolehan kursi di Legislatif dengan perolehan 7 kursi mengalahkan Golkar yang hanya selisih 1 kursi saja.

Kemudian melalui pemilihan serentak 14 Februari 2024 lalu, partai Golkar di bawah kepemimpinan Afrizal Sintong berhasil mengambil kembali kedudukan pimpinan dewa dengan meraih 10 kursi sekaligus partai dengan perolehan kursi terbanyak mengalahkan PDI-P yang harus puas dengan 6 kursi saja untuk DPRD priode 2024-2029.

Kedua kader Golkar ini beberapa bulan lalu telah menerima surat penunjukan sebagai bakal calon bupati untuk Pilkada Rohil dari total tiga surat resmi yang di terbitkan oleh partai Golkar pusat. Pasca menerima surat tersebut keduanyapun gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat. Walau pelaksanaan Pilkada 2024 sudah tidak lama lagi namun, sejauh ini belum ada pernyataan resmi yang di keluarkan oleh partai Golkar terkait siapa dari kedua calon tersebut akan diusung untuk Pilkada 2024.

Akankah cerita pilu pada Pilkada sebelumnya akan terulang kembali, dimana Afrizal Sintong yang berpasangan dengan H Sulaiman yang saat itu merupakan salah satu dari empat pasangan calon tidak mendapatkan dukungan dari partai Golkar karena partai yang kental dengan nuansa kuning ini lebih memilih pasangan H Asri Auzar dan H Fuad ketimbang mantan anggota DPRD Rohil ini.

Namun, bagaikan tamparan keras Afrizal Sintong yang harus mengunakan tiga perahu dari partai lain yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Nasdem serta Partai Berkarya untuk bisa ikut bertarung di Pilkada 2020 lalu ini berhasil membuktikan bahwa dirinyalah yang seharusnya lebih layak di dukung Golkar dengan berhasil meraih kemenangan mengalahkan tiga pasangan calon lainya.

Padahal saat itu pasangan patahana yakni H Suyatno dan Jamiluddin di gadang-gadangkan bakal memenangkan kembali Pilkada tersebut. Namun, faktanya keadaan berkata lain. Terlepas dari hal itu, sejauh ini kedua pasangan tersebut yakni Bistamam yang berpasangan dengan Jhony Charles dan Afrizal Sintong berpasangan dengan Setiawan sudah memiliki beberapa perahu untuk bisa ikut bertarung di Pilkada mendatang.

Sementara partai yang selama ini mereka besarkan sepertinya belum bisa memilih karena kemungkinan belum dapat memprediksikan siapa dari keduanya yang lebih unggul dalam pertempuran memenangkan hati masyarakat. Sehingga sampai detik ini Golkar belum menentukan pilihan calon mana dari dua pasangan tersebut yang akan diusung nantinya. Atau barang kali akan ada calon lain yang nantinya akan diusung Golkar selain ke dua kader ini. (Erik)


[Ikuti Wawasanriau.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar