Lancang Kuning

Waduh ! Excavator Bantuan PT. Sindora Untuk Menanggulangi Banjir Bantayan di Tarik Kembali, Ada Apa

Excavator bantuan pihak perusahaan PT. Sindora untuk menanggulangi banjir Bantayan Baru, Rohil yang di tarik kembali pihak perusahaan
 
BANTAYAN BARU (WRC). Setelah lima hari terparkir di depan kantor Kepenghuluan Bantayan Baru Kecamatan Batu Hampar Kabu[paten Rokan Hilir (Rohil), alat berat excavator bantuan dari Perusahaan PT.Sindora untuk membersihkan navigasi 6 (N6) dan parit primer akhirnya ditarik kembali oleh pihak perusahaan.
 
Penarikan alat berat excavator bantuan perusahaan untuk menanggulangi banjir  tersebut pada Jumat (16/12)2022) disebabkan karena tidak adanya kesepakatan antara pemerintah Kepenghuluan Bantayan Baru dan pihak perusahaan .
 
Salah seorang warga Bantayan Baru RT. 001/RW.001 Supriyanto (47) merasa kecewa atas penarikan alat berat bantuan perusahaan yang diharapkan dapat mengatasi banjir yang melanda daerah tersebut.
 
" Ya kami sangat kecewa atas penarikan alat berat excavator bantuan perusahaan tersebut. Entah kesepakatan apa yg membuat pihak  perusahan akhirnya menarik alat beratnya," kata Supriyanto saat dikonfirmasi, Sabtu (17/12/2022) di Bantayan Baru.
 
Lanjutnya, " tadinya warga sudah merasa senang melihat kedatangan alat berat excavator yang katanya untuk menanggulangi banjir dan akan membersihkan saluran N6 dan Saluran primer. Tapi setelah lima hari parkir didepan kantor penghulu, kok malah di bawa keluar, " terangnya dengan nada kecewa.
 
Pria yang akrab dipanggil Anto ini pun menambahkan bahwa warga Bantayan Baru sudah resah dengan banjir yang melanda daerah tersebut. 
 
" Masyarakat hanya ingin agar air di pemukiman surut, karena sudah sebulan lebih daerah kami terendam dan sekarang sudah banyak warga yg sakit akibat banjir ini. Selain itu aktifitas warga terhambat terutama untuk mengeluarkan hasil produksi kebun sawit dimana hampir semua warga di Bantayan Baru mata pencahariannya berkebun, " terangnya.
 
Untuk mengetahui apa alasan alat berat ditarik oleh pihak perusahan, Wawasanriau.com menanyakan hal tersebut kepada humas PT. Sindora, Bambang.
 
Bambang  mengatakan  bahwa Excavator sementara waktu di amankan dulu di PKS Lenggadai Hilir sambil menunggu surat dari pihak manajemen.
 
"Excavator sementara waktu kami amankan dulu, sambil menunggu surat dari manajemen dan hari ini surat tersebut sudah ada sama saya nanti akan saya sampaikan ke pihak kepenghuluan," terang Bambang.
 
Lanjut Bambang, "Pihak kami tetap akan melaksanakan pencucian navigasi di kepenghuluan Bantayan Baru sampai dengan tenda biru batas wilayah Bantayan Baru," ungkapnya.
 
Sementara  Penghulu Bantayan Baru,  Azhar saat dikonfirmasi di ruang kerjanya terkait ditariknya alat berat oleh perusahaan mengatakan bahwa pihak perusahaan tidak ada mengkonfirmasi masalah itu kepada pihak kepenghuluan.
 
 " Tidak ada konfirmasi keoada kami, dia datang gak permisi ditarik pun gak ada permisi. Kami pihak pemerintah Kepenghuluan tidak ada melarang untuk pencucian parit silahkan saja cuma minta pengerjaannya dari bawah keatas artinya dari muara sungai Rokan ke navigasi 6  dan keatas arah Perkebunan Sandora," terang Azhar.
 
Lanjut Azhar, " Kalaupun tidak bisa dari muara, ya dari batas jembatan Bantayan," ujarnya.
 
Mengenai adanya tuntutan kompensasi akibat banjir tersebut , Azhar mengatakan agar tidak di kait - kaitkan dengan pencucian navigasi karena itu sudah permasalahan lain.  (Fik)
 
 
 
 
 


[Ikuti Wawasanriau.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar