Lancang Kuning

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkab Rohil Tanam Pohon Dan Tebar Benih Ikan

Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Buapti Rohil bersama Forkompinda tanam ratusan pohon dan tebar benih ikan
 
ROKAN HILIR (WRC) - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) yang di inisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melaksanakan peringatan hari lingkungan hidup sedunia dengan menanam ratusan pohon berbagai jenis, tebar ribuan benih ikan serta kegiatan lainnya, Kamis (9/6/2022) di lokasi danau buatan Jalan Lintas Pesisir samping Jembatan Pedamaran 1 Kepenghuluan Labuhan Tangga Besar Kecamatan Bangko, Rokan Hilir, Riau.
 
Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day) yang jatuh pada setiap tanggal 05 Juni, adalah momentum refleksi seluruh dunia tentang pentingnya mengambil peran dalam aksi kolektif bersama-sama untuk mencapai tujuan keadilan lingkungan hidup yang sehat dan berkelanjutan.
 
Peringatan hari lingkungan hidup sedunia  yang dipusatkan di lokasi danau buatan, tepatnya di jembatan pedamaran l itu secara langsung dibuka oleh Bupati Rohil Afrizal Sintong didampingi Wabup Rohil H Sulaiman bersama ketua TP PKK Sanimar Afrizal dan berbagai unsur Forkompinda Rohil. 
 
Kepala DLH Rohil Suwandi dalam laporannya mengatakan, sesuai tema hari lingkungan hidup sedunia "Satu Bumi Untuk Masa Depan" maka Pemkab Rohil berupaya menciptakan lingkungan yang sehat untuk bumi itu sendiri dan kelangsungan seluruh makhluk hidup. 
 
"Pelaksanaan peringatan hari lingkungan hidup sedunia tingkat Kabupaten Rohil sengaja kita laksanakan di taman ini. Karena taman ini merupakan kawasan terbuka hijau yang saat ini sedang kita tata," katanya. 
 
Suwandi juga menargetkan eks danau buatan tersebut akan menjadi destinasi wisata baik untuk masyarakat Rohil maupun masyarakat yang datang dari luar. 
 
Untuk mewujudkan hal tersebut lanjutnya, DLH telah melaksanakan penataan dari berbagai segi baik taman, kolam dan fasilitas lainnya.
 
"Kita juga telah melaksanakan penanaman ratusan pohon dan menaburkan ribuan bibit ikan," paparnya. 
 
Sementara itu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang dibacakan Bupati Rohil Afrizal  Sintong mengatakan bahwa, Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day) ditetapkan oleh Majelis 
Umum PBB dari peristiwa Konferensi Stockholm, Swedia pada tanggal 5-6 Juni tahun 1972 dengan tema “Only One Earth” pada tahun 1974, Hari Lingkungan Hidup
sedunia pertama kali diperingati.
 
Pada tahun 2022 ini lanjutnya, kembali diperingati dengan tema “Only One Earth”, dan fokus Living Sustainably in Harmony with Nature. Tahun ini berlangsung pertemuan internasional Stockholm+50 di Swedia yang mengundang Kepala Negara dan Menteri Lingkungan Hidup sedunia.
 
Tahun 2022, Indonesia memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan mengambil tema yaitu “Satu Bumi untuk Masa Depan”.
 
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini merupakan peringatan 50 tahun
Konferensi Stockholm. Konferensi Stockholm tahun 1972 telah meletakkan dasar 
pengaturan global mengenai perlindungan lingkungan dan dalam hubungan pembangunan dengan alam dan manusia.
 
"Dengan demikian, hingga sekarang dapat kita pelajari dan hayati, bagaimana 
perjalanan pembangunan lingkungan hidup di Indonesia selama 50 tahun," sebutnya. 
 
Pembangunan lingkungan di Indonesia dalam perjalanannya terangnya, secara praktis melembaga dan semakin beraktualisasi dengan nyata. 
 
Kondisi tersebut memberikan kebanggaan tersendiri bagi kita sebagai bangsa, sebagai negara diantara negara-negara di dunia, dimana kita telah cukup gigih bekerja nyata dalam aspek lingkungan, dengan karya dan kerja keras semua elemen bangsa kita, seluruh 
masyarakat Indonesia.
 
"Dengan sungguh-sungguh kita menjalankan hints pokok-pokok kebijakan Presiden Joko Widodo pada aspek pembangunan lingkungan hidup dan tata kelola sumberdaya alam. Kita dapat mencatat berbagai perkembangan," jelasnya. 
 
Adapun beberapa perkembangan yang dimaksud tambah Bupati, diantaranya Transformasi struktural dan produktivitas alam dan manusia untuk mengatasi 
kesenjangan dan mewujudkan kesejahteraan seperti dalam hal akses kelola lahan.
 
Kemudian, melalui Nawa Cita melakukan langkah korektif. Mengubah dan menjadikan keberpihakan kepada rakyat lebih mengemuka, diaktualisasikan. Areal hutan ditata dengan pemanfaatan hutan sosial seluas serta pencadangan kawasan untuk tanah obyek reforma agraria (TORA) dan perijinan korporat dikendalikan.
 
Meski demikian sebutnya, tantangan kedepan tidak lebih mudah. Obyektivitas dan kejernihan dalam kita melihat masalah dan membangun artikulasi penyelesaian masalah merupakan  pijakan kolaborasi yang sangat penting. 
 
"Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2022 ini menjadi momen penting untuk terus 
menumbuhkan, meningkatkan kesadaran dan kepedulian untuk terus memperbaiki 
dalam perilaku adil terhadap lingkungan. 
Lingkungan yang sehat membutuhkan dukungan dan keterlibatan semua pihak 
secara konstruktif. Tidak lain, dalam satu arah sejalan dengan tujuan nasional dan 
cita-cita bangsa," pungkasnya. 
 
Peringatan Hari lingkungan hidup sedunia itu juga dihadiri Ketua DPRD Rohil Maston, Dandim 0321/Rohil, Letkol Inf M. Erfani SH M Tr (Han),  Kapolres Rohil diwakili oleh Wakapolres Rohil Kompol Franky Tambunan, S.T, Kajari Rohil, diwakili Jaksa Fungsional Tiara SH, beberapa kepala OPD serta unsur lainnya. (Irwan)


[Ikuti Wawasanriau.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar