Lancang Kuning

Dandim 0321 Rohil Hadiri Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19

Rohil (wawasanRiau) -- Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) laksanakan rapat evaluasi penanganan covid-19 di Kabupaten Rohil, Senin (31/5/2021).

Rapat evaluasi yang digelar di gedung misran rais tersebut dibuka oleh Sekda Rohil HM Job Kurniawan dan dihadiri Dandim 0321 Rohil Letkol Arh Agung Rakhman Wahyudi, ketua DPRD Rohil Maston, Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto, Kasi Intel Kejari Rohil Hasbullah SH serta berbagai unsur lainnya.

Kapolres Rohil dalam paparannya mengatakan, rapat didasari atas perintah Presiden RI agar dapat menekan angka kenaikan covid 19. Saat ini sebutnya, masyarakat terkonfirmasi positif Covid mengalami kenaikan. untuk Rohil sendiri sebanyak 235 orang.

Adapun langkah yang tengah dilakukan yakni, mempercepat proses vaksinasi di Rohil terutama untuk Lansia dengan target Vaksinasi 1500 orang per hari.

Sementara kendala-kendala yang dihadapi dalam vaksinasi katanya, seperti transportasi, jalan, anggaran serta data.

Kasi Intel Kejari Rohil dalam penyampaiannya mengatakan, perlu sekali diberlakukan  sanksi yabg berupa denda bagi pelanggar prokes sebagai efek jera.

"Proses vaksinasi masih sangat jauh dari target yang ditetapkan,"sebutnya.

Ketua DPRD Rohil Maston dalam paparannya mengatakan, tujuan dari dibentukanya gugus Tugas covid adalah menyelamatkan nyawa manusia dari covid 19.

Kasus covid-19 di Rohil katanya, semakin hari semakin bertambah bahkan beberapa hari belakangan tertinggi di Riau.

"Kita berharap Kadis Kesehatan terus berkoordinasi dengan pihak puskesmas  kecamatan tentang ketersediaan vaksin,"jelasnya.

Ketua DPRD juga berterima kasih pada TNI- Polri yang selama ini mengawal dan meminta agar kesejahteraan TNI- Polri  yg tergabung digugus tugas covid 19 lebih di perhatikan.

Plt Diskes Rohil Ahmad yusuf menyampaikan, situasi kasus Covid-19 pasca idul fitri fluktuatif ada peningkatan 227 orang positif sementara jumlah kesembuhan masih rendah dan tingkat kematian naik.

Ia juga mengatakan, bahwa timbul tingkat kejenuhan masyarakat naik sehingga kasus covid naik.

Untuk Rohil sendiri, target vaksinasi sebanyak 82.000 orang. Sementara vaksin sudah didistribusikan sebanyak 36.000.

"Vaksin tidak bisa dibeli karena yang menyediakan adalah pusat. Rohil hanya mendistribusikan dan mengajukan,"sebutnya.

Saat ini lanjutnya, Rohil nomor 7 kasus covid tertinggi di Riau dan Rohil kekurangan vaksin dan tenaga vaksinator.

Sementara itu, Dandim dalam paparannya mengatakan, Tim satgas tidak pernah intervensi tata kelola pemerintahan kecamatan maupun kepenghuluan.

"Semua unsur harus tetap menguatkan dan menerapkan protokol kesehatan, jangan kendor,"pungkasnya.


[Ikuti Wawasanriau.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar