Sosbud

Diduga Ancam Pedagang Kecil, Bupati Rohil Diminta Tak Menambah Ijin Ritel Dibagansiapiapi

Ilustrasi

BAGANSIAPIAPIWAWASANRIAU.com  - Program ekonomi kerakyatan yang digembar-gemborkan pemerintah pusat nampaknya sulit terwujud jika kebijakan di daerah tak sejalan karena masih longgar memberikan izin kepada pengusaha ritel modern atau minimarket yang menjamur.

"Kita minta Bupati Rohil tidak lagi menambah ijin ritel dibagansiapiapi. Ini sangat berdampak bagi kami sebagai pelaku usaha mikro UMKM atau warung -warung kecil. "kata Erwin, salah satu warga pelaku usaha mikro dibagansiapiapi (05/02/2021).

Menjamurnya minimarket terlalu dirasakan dampaknya oleh masyarakat, akibatnya, dapat mematikan ekonomi masyarakat, yang berujung ke arah kemiskinan dan kesenjangan sosial.

Menyoroti hal ini, Bupati Rohil diminta agar tidak memberi izin usaha lagi kepada pengusaha ritel modern atau minimarket, khususnya dikota Bagansiapiapi.

Hal itu dikarenakan, keberadaan minimarket dikota Bagansiapiapi dinilai akan berdampak buruk bagi perekonomian masyarakat menengah kebawah karena persaingan dagang yang semakin ketat.

Menurutnya, ini sudah terlalu jenuh dan mengancam pendapatan para pedagang tradisional. Dan dia berharap gerakan ekonomi kerakyatan di Bagansipiapi   semakin sejalan dengan adanya kebijakan Bupati dan Wakil Bupati baru. "pungkasnya.

 

 

(zmi)


[Ikuti Wawasanriau.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar