Sosbud

Diduga BUMD Rohil Merugi Rp800juta Lebih, Kasusnya Ditangani INSPEKTORAT Rohil

Bentuk usaha yang dikelola BUMD Rohil yaitu pengelolaan SPBU Bagansiapiapi.

BAGANSIAPIAPI - Apa hasil akhir kasus Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabaten Rokan Hilir (Rohil) yang ditangani pihak inspektorat Rohil belum dapat diketahui terkait dugaan kerugian negara. 

Inspektur Inspektorat Rohil, Roy Azlan tidak memberikan jawaban saat dikonfirmasi terkait BUMD Rohil yang diduga telah merugikan keuangan negara sejumlah Rp.800 juta lebih hasil audit tahun 2019. 

Sebelumnya, awak media wawasanriau.com telah melakukan seragkaian nvestigasi data dan wawancara sumber terpercaya. Hingga diketahui bahwa sampai saat ini hal tersebut masuk dalam salah satu kasus yang ditangani pihak inspektorat Rohil.

"Kami sudah kami serahkan kepada inspektorat..karena secara kewenangannya itu inspektorat...konfirmasi langsung lah ke inspektorat. Kemaren kan dari tim audit, sekarang tindak lanjutnya inspektorat."kata FR belum lama ini.

Terpisah, dalam hal ini Bupati Rohil H Suyatno dapat dikategorikan sebagai pemilik modal usaha atas nama Pemerintah dan ia berharap BUMD dapat menjadi ladang Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Namun pada kenyataanya harapan tersebut hanya isapan jempol belaka BUMD Rohil diduga telah merugi dengan jumlah yang fantastis senilai ratusan juta.

 

(zmi)


[Ikuti Wawasanriau.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar