Lancang Kuning

IDI Rohil Selenggarakan Seminar Dan Wokshop Medical Update II

IDI Rohil saat menggelar Seminar dan Workshop Tahun 2019 di Hotel Lion Bagansiapiapi

BAGANSIAPIAPI, WAWASANRAU.COM - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Rokan Hilir (Rohil) menyelenggarakan seminar dan workshop medical update II  di aula lantai V Hotel Lion Jalan Mawar Bagansiapiapi, Rohil Propinsi Riau, Kamis (28/11/2019).

Acara di hadiri aisisten I H.Ferry H Parya, wakil ketua DPRD Rohil Basirun Nur Efendi, ketua IDI Rohil dr Suratmin, Kasdim 0321 Rohil Mayor inf Sumarno dan yang mewakili Kapolsek Bangko. Hadir juga pihak RS Awal Bros Pekanbaru, Bank Syariah Mandiri dan peserta seminar diikuti sekitar 165 dokter se- Rohil .

Seminar dan workshop yang dibuka ole asisten I Pemkab Rohil, H. Ferry H. Parya tersebut juga mendatangkan nara sumber dr Sherly Ikyos Dahlia Lie SpBA (pembicara tentang hernia pada anak ), dr Ade Dian Anggraini SpB (pembicara tentang acute care surgery, How to survive in era BPJS) dan dr H.Suratmin M.Ked  SpA (pembicara tentang isu isu etik pada praktik medis sehari hari di zaman now).

Para peserta seminar ini akan mendapat sertifikat dari SKP IDI mendapat point 35 SKP sedangkan SKP IBI mendapat 2 SKP.

Drs H.Ferry H Parya dalam sambutannya, asisten I Pemkab Rohil ini menjelaskan bahwa Bupati kabupaten Rohil H.Suyatno sangat memberikan apresisasi dan mendukung kegiatan seminar dan workshop ini untuk meningkatkan kompetensi para dokter sehingga dapat memberika pelayanan kesehatan secara maksimal kepada masyarakat.

"Mudah-mudahan dokter yang tergabung pada IDI Rohil dapat meningkatkan profesionalisme,  meningkatkan tenaga kesehatan, meningkatkan fasilitas yang ada di Rohil sehingga membuat bidang kesehatan lebih bagus lagi,"kata Ferry H. Parya.

Pemkab Rohil juga berharap IDI Rohil dapat berperan aktif dalam meningkatkan bidang kesehatan tersebut bersama sama pemerintah daerah Rohil dan masyarakat. Dimana selama ini upaya IDI dalam peningkatan SDM, kompetensi dokter seperti kegiatan seminar dan workshop ini dapat semakin ditingkatkan.

Ketua IDI Rohil, dr Suratmin mengatakan bahwa IDI merupakan wadah profesional para dokter diharapkan mampu sebagai mitra sekaligus memberikan saran dan masukan bagi pemerintah daerah dalam rangka mencapai kebijakan meningkatkan kesehatan masyarakat.

Seminar ini dikatakan Suratmin merupakan kegiatan rutin yang dilakukan IDI Rohil setiap tahunnya sebagai upaya peningkatan kompetensi para dokter. Seminar diikuti 165 orang dokter yang tergabung di IDI Rohil serta ada beberapa dokter dari luar Rohil yang ikut seminar. Sedangkan untuk nara sumber  dr Sherly Ikyos Dahlia Lie SpBA (pembicara tentang hernia pada anak ), dr Ade Dian Anggraini SpB (pembicara tentang acute care surgery, How to survive in era BPJS).

"Dengan memberikan pelatihan atau seminar secara rutin setiap tahunnya, dikatakan Suratmin dapat meningkatkan pengetahuan bagi para dokter sekaligus untuk memenuhi Satuan Kredit Profesi atau SKP dimana seorang dokter harus memenuhi SKP setiap 5 tahunnya dengan 250 poin SKP agar seorang dokter dapat memperpanjang izin prakteknya

Lanjutnya, untuk mendapatkan 250 SKP, seorang dokter harus mengikuti seminar atau workshop dan setiap satu kali mengikuti seminar akan mendapatkan 25 poin SKP. Jadi seorang dokter harus memenuhi 250 poin SKP setiap 5 Tahunnya untuk dapat perpanjangan izin praktek," ungkapnya.

Suratmin juga menyampaikan bahwa seminar yang diadakan di Hotel Lion Bagansiapiapi ini bermaksud untuk mengurangi cost para peserta seminar dibandingkan bila pelaksanaannya diluar daerah. Dan dapat meminimalisisr waktu para dokter untuk tidak terlalu lama meninggalkan tugasnya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. (Irwan)

 


[Ikuti Wawasanriau.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar