Gagasan

Pasca Eksekusi Dilakukan, Pihak Termohon Eksekusi Masih Memasang Plang Nama, Ini Penjelasannya

Ujung Tanjung (Wawasanriau. com)  -- Walaupun sudah dieksekusi pihak kepaniteraan pengadilan negeri rohil terhadap lahan dan 4 Ruko termasuk kantor nasdem kabupaten rokan hilir tepatnya dijalan lintas riau - sumut Kelurahan Banjar XII Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rohil, Pihak H Syamsul alias Cupak masih memasang plang nama bahwa proses eksekusi pengosongan belum selesai oleh PN Rohil.

Selaku Ahli Waris Termohon Jhony Charles BA MBA menjelaskan, terhadap eksekusi pengosongan yang dilakukan pihak kepaniteraan pengadilan rohil, Selasa 20 Agustus 2019 tidak dituntaskan oleh tim juru sita dan kepaniteraan pengadilan negeri rohil, dikarenakan surat sita jaminan dari pihak penggugat atas nama Kimsun tidak ada diberikan ke Termohon Eksekusi.

Makanya eksekusi pengosongan objek sengketa dilakukan tidak keseluruhan dirobohkan. Atau ada keraguan mengingat pihak termohon eksekusi sudah melakukan upaya Peninjauan Kembali (PK). 

Ditambahkan Kuasa Hukum pihak Termohon Eksekusi Selamet Sempurna Sitorus SH Mengatakan sebelumnya kita sudah melakukan permohonan penundaan eksekusi, mengingat putusan Peninjauan Kembali (PK) belum ada keputusan ,akan tetapi niat yang kita lakukan tidak dikabulkan.

Atas dasar apa menuntut kerugian materil.jika pihak termohon eksekusi dikabulkan Peninjauan Kembali (PK) Di Mahkamah Agung RI dan siapa yang bertanggung jawaban kerugian tersebut nantinya. Sebutnya Jhony Carles BA MBA kepada awak media, Kamis 5 September 2019.

Kembali lagi dikatakan Ahli Waris Jhony Carles BA MBA bahwa didalam putusan yang sudah inkra tahun 2009,nama sepadan dari versi pihak Kirno dan Kimsun tidak tertuang nama H Syamsul alias cupak sebagai sepadan bagian belakang, tetapi pada proses pembacaan eksekusi tertuang H.Syamsul alias cupak sepadan belakang area eksekusi.disini keliatan ada keganjilan yang sangat mendasar.sebut Jhony Charles. (D10)


[Ikuti Wawasanriau.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar