Hukrim

GNPK-RI Minta KPK Usut Dugaan Kasus Korupsi Proyek Fiktif Disdik Dumai

PEKANBARU - Pimpinan Wilayah Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI) Propinsi Riau minta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usut kasus dugaan korupsi di Dinas Pendidikan Dan Kebudayan (Disdik) Kota Dumai.

Proyek pengadaan alat Labor berbasis Imformasi Teknologi (IT) dibeberapa sekolah di Dumai pada Tahun Anggaran 2016 dan 2017 lalu.

Kepala Biro Sosialisasi Pencegahan Tipikor  GNPK-RI Prop. Riau Bahren Rambe SH mengatakan," nila proyek yang diduga fiktif ini nilainya lumayan besar miliaran rupiah juga," katanya. Minggu (11/08/2019).

Dugaan kasus korupsi pengadaan alat labor bahasa berbasis IT ini sudah jadi temuan auditor Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Prop. Riau dan sudah ada hasil auditnya.

Ia juga menjelaskan," dugaan kasus korupsi ini sebetulnya bukan rahasia umum lagi di Kota Dumai dan hasil auditnyapun sudah ada di Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Dumai," Jelasnya.

Ia menambahkan," GNPK-RI dalam waktu dekat ini akan menyurati Pejabat Pengelola Informasi dan Data (PPID) Kota Dumai untuk melengkapi data dan serta kelengkapan dokumen proyek tersebut, kemudian apabila memang benar terbukti dugaan kasus korupsi ini baru dilaporkan ke KPK," tutupnya mengakhiri. *** (tim)


[Ikuti Wawasanriau.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar