Lancang Kuning

Gerai Roqi Naura Siap Kembangkan Pasar Oleh-Oleh Khas Rohil

Gerai Roqi Naura Jalan Sentosa Bagansiapiapi, Rohil


BAGANSIAPIAPI, WAWASANRIAU.COM - Gerai Roqi Naura kelompok pelaku usaha kecil menengah dibidang pemasaran hasil produksi rumah tangga yang dikelola dari hasil sumber daya alam dan kerajinan masyarakat di Kecamatan Bangko dan sekitarnya siap mengembangkan pasar oleh-oleh khas dari Kabupaten Rokan Hilir.

"Gerai Roqi Naura ini merupakan suatu kelompok usaha kecil menengah (UKM) yang mengelola serta memasarkan hasil produksi makanan yang berasal dari sumber daya alam di Rokan Hilir serta  mengakomodir hasil produk makanan olahan dari UKM lainnya untuk dipasarkan di gerai ini," kata Owner bidang promosi  dan pemasaran Gerai Roqi Naura, Nur Azmi, S. Far saat di temui digerainya Jalan Sentosa Bagansiapiapi, Sabtu (17/3/2018).

Lanjutnya, Saat ini Gerai Roqi Naura sudah mengakomodir sekitar 50 jenis makanan kemasan dari hasil kerajinan produksi UKM yang ada di Bagansiapiapi dan sekitarnya. Tujuan kelompok kami ini untuk mengembangkan pasar oleh-oleh Kabupaten Rohil," jelasnya.

Dikatakan Nur Azmi, kalau selama ini oleh-oleh dari Rohil yang kaya akan sumber daya alam khususnya hasil laut belum terkemas dengan baik, sehingga perlu ada inovasi baru untuk mengembangkan pasar oleh-oleh tersebut. Saat ini Gerai Roqi Naura sudah mengemas beberapa hasil laut Rohil menjadi makanan siap saji seperti rendang kerang, abon ikan sembilang, rendang remis, keripik ikan, ikan salai, ikan asin dan terasi (belacan).

Sedangkan makanan olahan dari hasil bumi, terang Nur Azmi berupa manisan asam kelubi, keripik ubi, keripik jamur, keripik keladi ungu, berbagai jenis roti dengan isi hasil laut serta beberapa produk UKM lainnya dan beberapa produksi kerajinan tangan seperti tanjak maupun rajutan yang saat ini masih dalam pembinaan.

"Produksi makanan kemasan yang dipasarkan di Gerai Roqi Naura sudah memiliki izin Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT) dari Dinas Kesehatan Rohil. Bagi UKM yang ingin mendapatkan izin P-IRT harus mengikuti penyuluhan Industri Rumah Tangga Pangan dari Dinas Kesehatan. Kami dari kelompok Roqi Naura sebanyak 20 orang secara swadaya sudah mendapatkan penyuluhan IRT-P dari dinas Kesehatan beberapa waktu lalu di Hotel Mahera Bagansiapiapi" bebernya.

Lebih lanjut dijelaskan Nur Azmi, pengembangan pasar oleh-oleh ini sangat penting dalam menunjang pertumbuhan kepariwisataan di Rokan Hilir, sehingga kelompok Gerai Roqi Naura berinovasi untuk menciptakan beberapa makanan olahan dari hasil sumber daya alam Rohil menjadi oleh-oleh khas Rohil khususnya Bagansiapiapi.

Ia mengharapkan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melalui dinas terkait dapat mensuport serta lebih memperhatikan secara intensif lagi seluruh UKM bidang makanan olahan yang ada agar diberikan penyuluhan Industri Rumah Tangga Pangan (IRT-P). Karena saat ini masih banyak pelaku usaha makanan atau kerajinan Rohil belum memperoleh izin P-IRT dari Dinas Kesehatan.

Laporan : Irwansyah  

 

 


[Ikuti Wawasanriau.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar