Lancang Kuning

Camat Bangko Aspri Terus Imbau Warga Bersatu Putus Rantai DBD

Bangko,Wawasanriau.com– Pemerintah Kecamatan Bangko secara berkesinambungan terus gencar memberikan imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). 

Upaya preventif ini terus digaungkan demi menjaga kesehatan bersama dan memastikan wilayah Kecamatan Bangko bisa terbebas dari serangan nyamuk.

Langkah cepat dan terukur ini dikuatkan oleh Camat Bangko, Aspri Mulya, S.STP., M.Si, menyampaikan bahwa yang secara resmi telah mengeluarkan instruksi siaga pencegahan. 

“Instruksi tersebut ditujukan kepada seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari tingkat kepenghuluan, kelurahan, hingga menyentuh ujung tombak di tingkat Ketua RT dan RW di seluruh wilayah Bagansiapiapi ujarnya". saat dikonfirmasi pada jumat sore 15 may 2026.

Berdasarkan pantauan di lapangan, perubahan cuaca ekstrem yang melanda wilayah belakangan ini dinilai menjadi pemicu utama melesatnya siklus perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.

Genangan-genangan air yang muncul akibat hujan yang tidak menentu menjadi tempat ideal bagi nyamuk untuk bertelur jika lingkungan tidak dibersihkan secara berkala.

Menyikapi hal ini, Camat Bangko menegaskan bahwa mata rantai penularan DBD tidak akan pernah bisa diputus secara instan atau mengandalkan satu pihak saja. 

Kunci utama dari keberhasilan pemutusan rantai penyakit ini berada sepenuhnya di tangan masyarakat melalui kepedulian yang nyata terhadap kebersihan lingkungan sekitar.

Sebagai langkah konkret, melalui instruksi siaga ini, seluruh elemen warga diwajibkan untuk kembali menggalakkan aksi gotong royong di lingkungan masing-masing.

Membersihkan dan merapikan halaman rumah, menguras dan melancarkan saluran pembuangan air (got) yang tersumbat, mendisiplinkan diri untuk membuang sampah pada tempat yang semestinya.

Camat Bangko meminta agar seluruh aparatur di tingkat bawah tidak bosan untuk mengingatkan warga dan memimpin gerakan kebersihan ini secara langsung.

"Saya meminta kerjasama penuh dari tingkat kelurahan, kepenghuluan, serta seluruh Ketua RT dan RW. Tolong sampaikan langsung imbauan ini kepada warga di lingkungan masing-masing. Ingat, lebih baik kita mencegah hari ini dengan berkeringat bersama membersihkan lingkungan, daripada kita harus mengobati anggota keluarga di rumah sakit nanti," tegas Aspri Mulya.

Pemerintah Kecamatan juga menghimbau meminta masyarakat untuk tidak meremehkan gejala awal,"Jika ada warga yang mengalami demam tinggi, sakit kepala hebat, mual, hingga muncul bintik merah, jangan ditunda. Segera bawa ke Puskesmas atau RS terdekat, Penanganan dini adalah kunci keselamatan". 

Untuk itu kembali mengingatkan pentingnya protokol 3M Plus sebagai senjata utama memutus rantai penularan,menguras tempat penampungan air secara rutin,menutup rapat semua wadah penyimpanan air dan mengubur barang bekas yang berpotensi menjadi sarang jentik.

Langkah tersebut wajib didukung dengan proteksi Plus, yakni pemakaian lotion anti nyamuk, pemasangan kawat kasa, pemeliharaan ikan pemakan jentik, penanaman tumbuhan pengusir nyamuk, serta penguatan daya tahan tubuh melalui asupan bergizi dan air putih yang cukup.

Pemerintah Kecamatan Bangko berharap himbauan ini dapat mengetuk kesadaran bersama. Mari jadikan kebersihan lingkungan sebagai budaya harian demi melindungi keselamatan jiwa keluarga tercinta dari ancaman DBD. (Zal). 


[Ikuti Wawasanriau.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar