MENU TUTUP
PT. Sarana Pembangunan Riau diminta segera menggelar RUPS-LB dengan agenda pemberhentian direksi dan penunjukan Plt.

Pemprov Riau Minta RUPS-LB PT. Sarana Pembangunan Riau. Ada Apa?

Selasa, 23 Desember 2025 | 13:36:09 WIB
Pemprov Riau Minta RUPS-LB PT. Sarana Pembangunan Riau. Ada Apa?

WawasanRiau.com - Pekanbaru, Pemerintah Provinsi Riau sebagai Pemegang Saham Utama, meminta PT Sarana Pembangunan Riau (PT SPR) untuk segera menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) .

Permintaan tersebut disampaikan melalui Surat Resmi Pemerintah Provinsi Riau, dan ditandatangani oleh Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, dan surat tersebut telah beredar di pesan sosial media.

Surat bernomor 5760/800.1.13.1/Eko-BUMD/2025 itu dikeluarkan di Pekanbaru pada 22 Desember 2025 dan ditujukan kepada Direktur PT. Sarana Pembangunan Riau, dengan klasifikasi surat bersifat “segera”.

Permintaan RUPS Luar Biasa ini didasarkan pada ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Selain itu, Pemprov Riau menegaskan posisinya sebagai pemegang saham mayoritas pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Sarana Pembangunan Riau.

Dalam surat tersebut, manajemen PT SPR diminta untuk segera menyelenggarakan RUPS Luar Biasa dengan agenda utama pemberhentian direksi dan pengangkatan pelaksana tugas (Plt) direksi.

“Selain agenda tersebut, RUPS Luar Biasa juga membuka ruang pembahasan hal-hal lain yang dinilai perlu sesuai dengan ketentuan dan kepentingan perusahaan daerah,” bunyi surat tersebut.

Pemerintah Provinsi Riau menilai penyelenggaraan RUPS Luar Biasa menjadi langkah penting dalam memastikan tata kelola BUMD berjalan sesuai prinsip akuntabilitas dan kepentingan pemegang saham.

Surat permintaan RUPS Luar Biasa ini juga ditembuskan kepada Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Komisaris PT Sarana Pembangunan Riau, serta pihak terkait lainnya untuk menjadi perhatian dan tindak lanjut.

Baru Beberapa Bulan 

Direksi BUMD PT SPR baru saja ditetapkan pada Agustus 2025 lalu. Ida Yulita Susanti ditunjuk sebagai Direktur Utamanya. Di bawah kepemimpinan Ida, PT. SPR berpolemik dengan anak perusahaannya, yakni PT SPR Trada hingga berujung dengan merombak habis jajaran direksi anak perusahaan tersebut. Beberapa waktu lalu, PT SPR Trada kembali hangat diberitakan telah merumahkan puluhan karyawannya karena alasan kas perusahaan kosong.***

Berita Terkait

Bawaslu Kabupaten Kampar Raih Prestasi Gemilang: Penghargaan Inovasi Kehumasan

Ribuan Honorer OPD Pemkab Rohil Resmi Dirumahkan

Resepsi Malam Kenegaraan, Bupati Rohil Beri Bingkisan Kepada Veteran Dan Paskibra

Beli Alat Donor Darah, Tahun 2021 Pemkab Rohil Anggarkan Dana Untuk PMI Rohil Rp1,5 Milyar

Dipimpin Dandim 0321/Rohil, Satgas Karlahut Basira Gelar Simulasi

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Kronilogi Penganiayaan Pelajar MTS Hingga Tewas oleh Oknum Polisi

2

Wow! Ternyata Gubernur Dapet Bonus 1,7 Miliar Per Bulan Dari Pajak Kendaraan

3

Ironi di Riau, Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi Lagi

4

Kecanduan Film Porno, Seorang Pria Bunuh Bocah Perempuan Lalu Perkosa Jasadnya

5

Disidang, Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Yang Beredar 99 Persen Palsu

6

Hati-hati Modus Gerebek Mesum OTK di Pekanbaru Peras dan Rampas Mobil

7

Jejak Kasus Oknum Polisi Cabuli ABG Berdalih Tindak Pelanggar Lalu Lintas

8

Di Balik Surat BEM UGM untuk UNICEF: Nyawa Seharga Buku Tulis dan Teror yang Mengintai

9

Oknum Guru PPPK Diduga Selingkuh di Rumah Sendiri, Digerebek Suami dan Warga

10

Suport Atensi Kapolres Basmi Bali & Kenalpot Brong Demi Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan, " Ini