MENU TUTUP

Mahasiswa UMRI Kenalkan Budaya Melayu Kepada Siswa SMP N34 Pekanbaru

Sabtu, 05 Juli 2025 | 21:17:51 WIB
Mahasiswa UMRI Kenalkan Budaya Melayu Kepada Siswa SMP N34 Pekanbaru

Pekanbaru, WawasanRiau.com– Semangat pelestarian budaya lokal terus digelorakan oleh generasi muda. Salah satu wujud nyata dari upaya tersebut terlihat dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang digelar oleh sekelompok mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) pada 3 Juni 2025. Mereka memperkenalkan kekayaan budaya Melayu melalui sosialisasi tentang Museum Sang Nila Utama kepada siswa-siswi SMP Negeri 34 Pekanbaru.

Kegiatan ini dilaksanakan di bawah bimbingan dosen Ilham Hudi, S.Pd., M.Pd., dengan melibatkan delapan mahasiswa yaitu Afrianti Kartika Putri, Septiana Srinandini, Hanum Nur Rahmadhani, Nur Rahayu Sabrina Damayanti, Fitri Raudah Rahmah, Dhina Aprilia Ananda, Rafly Armazumi, dan Muhammad Richard Ginting. Seluruh anggota tim berperan aktif dalam merancang dan menjalankan rangkaian kegiatan secara kolaboratif.

Dengan mengusung tema “Mengenal Budaya dari Kelas: Museum Sang Nila Utama sebagai Jendela Kearifan Lokal”, kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kearifan lokal sejak usia dini, serta membangkitkan kesadaran dan rasa bangga generasi muda terhadap budaya Melayu Riau—tanpa harus mengunjungi museum secara langsung.

Rangkaian acara diisi dengan penyampaian materi edukatif tentang sejarah Museum Sang Nila Utama, koleksi budaya yang dimilikinya seperti artefak, naskah kuno, dan benda-benda tradisional, serta nilai-nilai luhur budaya Melayu seperti gotong royong, sopan santun, dan penghormatan kepada orang tua. Untuk menambah semangat peserta, sesi materi dilengkapi dengan kuis interaktif yang melibatkan para siswa secara langsung.

Dengan pendekatan yang komunikatif dan bahasa yang sederhana, para mahasiswa menyampaikan materi secara menyenangkan dan mudah dipahami. Antusiasme siswa-siswi terlihat jelas dari keaktifan mereka dalam menjawab pertanyaan dan berdiskusi selama kegiatan berlangsung.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan museum ke tengah-tengah ruang kelas. Harapannya, siswa-siswi semakin mengenal dan mencintai warisan budaya daerahnya,” ungkap salah satu pemateri.

Di akhir sesi, siswa diajak untuk merefleksikan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya lokal sebagai bagian dari identitas diri. Banyak di antara mereka mengungkapkan rasa bangga sekaligus keingintahuan yang lebih dalam terhadap budaya Melayu Riau usai mengikuti sosialisasi ini.

Kegiatan ini menjadi langkah awal yang strategis dalam upaya menanamkan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal di lingkungan sekolah. Diharapkan, pendekatan semacam ini dapat diadopsi secara berkelanjutan agar semangat mencintai budaya daerah terus tumbuh dan mengakar di kalangan generasi muda.

Sebagai penutup, tim pengabdian menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kepala Sekolah SMP Negeri 34 Pekanbaru beserta jajaran guru dan staf atas sambutan hangat serta dukungan yang telah diberikan. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh siswa atas partisipasi aktif dan semangat luar biasa selama kegiatan berlangsung. **

Berita Terkait

STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Lakukan MoU Dengan STIE Syariah Bengkalis

Danramil Hadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Pelajar Mahasiswa Bangko Pusako

Bupati Rohil Suyatno Dukung Usulan Perumahan Guru

Sering Banjir, Kondisi SDN 025 Bagan Hulu Bakal di Relokasi

Majelis Guru Beserta Para Murid SMP Negeri 5 Bangko Adakan Safari Ramadhan di Masjid Mutmainnah

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Kronilogi Penganiayaan Pelajar MTS Hingga Tewas oleh Oknum Polisi

2

Wow! Ternyata Gubernur Dapet Bonus 1,7 Miliar Per Bulan Dari Pajak Kendaraan

3

Ironi di Riau, Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi Lagi

4

Kecanduan Film Porno, Seorang Pria Bunuh Bocah Perempuan Lalu Perkosa Jasadnya

5

Disidang, Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Yang Beredar 99 Persen Palsu

6

Jejak Kasus Oknum Polisi Cabuli ABG Berdalih Tindak Pelanggar Lalu Lintas

7

Di Balik Surat BEM UGM untuk UNICEF: Nyawa Seharga Buku Tulis dan Teror yang Mengintai

8

Oknum Guru PPPK Diduga Selingkuh di Rumah Sendiri, Digerebek Suami dan Warga

9

Suport Atensi Kapolres Basmi Bali & Kenalpot Brong Demi Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan, " Ini

10

Sidang Isbad, Muhammadiah Tetapkan 18 Februari 2026 Lebih Awal Dari Pemerintah