MENU TUTUP

Diduga Museum Tengku Imam Bonjol dikuasai Dinas Pariwisata

Jumat, 30 Juli 2021 | 12:02:35 WIB
Diduga Museum Tengku Imam Bonjol dikuasai Dinas Pariwisata

Sumbar - Dalam rangkaian kunjungan Sekretaris Jenderal dan team DPP PJID-Nusantara didaerah sumatra barat mampir di salah satu tempat bersejarah Museum Tengku Imam Bonjol kecamatan Bonjol kabupaten pasaman provinsi Sumatera barat. Kamis, (29/07/2021) kemaren.

Kunjungan tersebut disambut oleh bapak deni salah satu staf Museum Tengku Imam Bonjol dan menceritakan tentang sejarah Tengku Imam Bonjol

Beliau mengatakan bahwa Tengku Imam Bonjol keturunan dari ayah asli suliki payakumbuh dan ibu dari maroko dan merupakan salah satu pahlawan nasional yang memimpin perang Padri saat masa zaman penjajahan. 

Melihat kondisi Museum Tengku Imam Bonjol yang kurang terawat Dafid Herman selaku Sekretaris Jenderal DPP PJID-NUSANTARA kenapa kok bisa seperti ini kondisi Museum Tengku Imam Bonjol, kelihatannya kurang terawat dan dibawah nangungan dinas mana Museum ini.?? 

Deni staf Museum Tengku Imam Bonjol menjawab "Surat tanah Museum Tengku Imam Bonjol ini atas nama pemprov sumatra barat dan disimpan sana"

Terkait dinas dibawah nangungan dinas mana disini ada dua dinas yang didepan pas digerbang itu dinas pariwisata dan kalau di museum ini dinas pendidikan dan kebudayaan. 

Mendengar jawaban deni tersebut Rusminar sihombing (wakil sekretaris jenderal I) bertanya "apakah pengunjung disini dipungut biaya dan kenapa pohon disini banyak diterbang.??"

Kalau untuk di museum ini tidak ada pungutan apapun tapi kalau didepan gerbang itu memang ada pungutan yang dikelola dinas pariwisata kabupaten pasaman dan kami pun tidak tau kemana arah uangnya. 

Mengenai banyaknya pohon ditebang itu semua kerjaan dinas pariwisata bukan dari pihak Museum maupun pihak dinas pendidikan dan kebudayaan pasaman pada awalnya cuma untuk dipangkas tapi malahan ditebang oleh dinas pariwisata pasaman. Ungkap deni staf Museum

Kami dari pihak Museum berharap baik kepada pihak pemerintahan Kabupaten pasaman maupun pemerintahan provinsi Sumatera barat agar dapat memperhatikan Museum Tengku Imam Bonjol, menambah staf agar bisa lebih maksimal kinerja kami. 
Terakhir kami berharap kepada pihak pemerintahan provinsi Sumatera barat agar bisa mengembalikan dan atau memberikan salinan naskah peninggalan Tengku Imam Bonjol yang berada dan atau disimpan dibagian arsip. Tutup deni staf Museum
Bersambung.......... 

(DPP PJID-NUSANTARA)

Berita Terkait

Sempat Tak Makan Nasi, Pak Gatot Kembali Terima Bantuan Dari Rumah Yatim

Diduga Proyek Tender dan PL Dibawah Cengkram Tangan Bupati Rohil

LAMR, BDSI, Awak Media, Ketua PAC IPK Bathsol & Puluhan Anggota Ormas IPK Sambangi Posko Pengungsian

Tarian Rimba Annisa Humairah Pukau Penonton Digedung Misran Rais Bagansiapiapi

Berbagi Sesama, Sat Narkoba Polres Rohil Bagi-bagi Takjil

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

DPRD Rohil Gelar Paripurna Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

2

Daftar Lengkap 21 Pejabat Pemkab Rohil yang Baru Dilantik Bupati H. Bistamam

3

Polres Rohil tindak tegas Illegalloging di Sinaboi, 2 Tersangka Diamankan, Ratusan Batang Kayu Disit

4

Forum Media Daerah Rohil Resmi Surati DPRD, Desak RDP Soal Anggaran Kerjasama Media

5

Tingkatkan Stok Darah Pasien, PHR dan PMI Rohil Gelar Aksi Kemanusiaan

6

Tanam Pohon Trembesi di Sungai Bakau, Polsek Sinaboi Gencarkan Green Policing

7

Pamit ke Camat dan Pemdes, Mahasiswa KKN STAI Ar-Ridho Akhiri Masa Pengabdian di Sinaboi

8

Media Lokal Rohil Soroti Kemitraan Publikasi, Pemkab dan DPRD Diminta Buka Ruang Dialog

9

Hadir di Malam Puncak Haul ke-80, Dr. Maliki Ikuti Rangkaian Peringatan Syekh Oesman Syahbuddin

10

Malam Puncak Haul ke-80 Syekh Oesman Syahbuddin, Bagansiapiapi Dipadati Jamaah dan Masyarakat