MENU TUTUP

Job Kurniawan: Ada DTKS Tidak Dapat Bantuan Sosial Dari Pusat Maupun Dari Manapun

Sabtu, 02 Mei 2020 | 22:49:53 WIB
Job Kurniawan: Ada DTKS Tidak Dapat Bantuan Sosial  Dari Pusat Maupun Dari Manapun

BAGANSIAPIAPI, wawasanriau.com – Sekretaris daerah kabupaten Rokan Hilir (Rohil) HM Job Kurniawan,AP,Msi melaksanakan video conference dengan sekretaris provinsi Riau, Sabtu (02/05/2020). Sekdakab Rohil saat video converence di Gedung Datuk Batu Hampar Jalan Perwira Bagansiapiapi di dampingi oleh Asisten pemkab Rahmatul Zamri, inspektur Rohil Roy Azlan, yang mewakili Bappeda, yang mewakili Dinas Sosial, plt Disnaker Irawan, plt Kadiskominfotiks Hermanto, kadis PMD Yandra, sekretaris gugus tugas dan mewakili Kadis Perindag dan mewakili Kadis koperasi dan UKM. Sekdakab Rohil dalam hal ini melaporkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Sekdakab Rohil menjelaskan bahwa ada 6 ribu 66 warga terdata di DTKS namun tidak mendapat bantuan dari manapun.

“Bahwa data yang dikirim ke provinsi Riau sudah sama dengan data yang ada di kabupaten Rohil baik itu sembako murni dan PKH murni sudah sama dengan pemprov riau,”katanya.

Dikatakannya, data non DTKS memang belum dikirim ke provinsi karena masih dalam proses verivali (verifikasi dan validasi) pendataan untuk melengkapi by name by adress nya. Namun yang perlu ditanyakan kepada  sekda provinsi Riau sepertinya ada ketinggalan terkait DTKS. Kata ia, Ada beberapa program DTKS kabupaten Rohil , ada 58.514 data DTKS, sementara PKH dan bantuan sembako jumlahnya lebih kurang 23 ribu 9 ratus lebih.  Ada juga lagi 28.504 orang. Berarti ada DTKS yang tidak mendapat bantuan sosial  dari pusat maupun dari manapun.

“Ada data DTKS namun tidak mendapat bantuan dari manapun. Dia ada termasuk di data DTKS tetapi tidak mendapat bantuan,”katanya.

Di Rohil ada sejumlah 6 ribu 66 sisa DTKS yang tidak mendapat bantuan baik PKH, BLT ataupun sembako. 

“Bagaimana pula dengan posisi ini. Siapa yang bertanggung jawab terhadap sisa ini,”ujarnya.

Selanjutnya non DTKS pemkab Rohil sudah menganggarkan DTKS ini sebesar  50 ribu paket sembako dengan nilai 3 ratus ribu rupiah. Bagi kecamatan-kecamatan yang sudah selesai pendataan sudah dibagikan secara bertahap. 

“Bagi kecamatan yang sudah selesai by name by address yang sudah melalui konfirmasi verivali dari DTKS ini sudah selesai kami bagikan. Sementara ada yang belum belum kami bagikan. Begitu selesai akan kami serahkan datanya ke provinsi riau,”tuturnya.

Namun upaya sekdaprov Riau meminta rekening tentunya akan menambah waktu bagi pemerintah kabupaten Rohil ini. 

“Karena kami akan meminta lagi nomor rekening bagi non DTKS ini. Jika data tanpa nomor rekening mungkin data bisa kami kirim pada minggu depan namun ditambah lagi dengan nomor rekening. Pasti ada masyarakat di Rohil ini yang tidak memiliki rekening. ini tentu jadi masalah untuk menyelesaikannya semua. Namun setelah selesai baru kami akan kirimkan ke provinsi,”pungkasnya.(gun)

Berita Terkait

Duta OMI Kampar Dilepas Langsung Kakan Kemenag Kampar pada Ajang Tingkat Provinsi Riau

Wabup Rohil Jamiludin Serahkan Bantuan Sosial di Rantau Bais

Gubernur Riau Cuma Bisa Coblos Capres dan DPR RI, kenapa?

Berkunjung ke Polda Riau, Pangdam I BB Sampaikan Apresiasi Jalinan Sinergitas Polri - TNI

Bupati Afrizal Sintong Sambut Kunker Kejati Riau di Rohil

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

PSI X ESI Rohil Hadirkan Turnamen Free Fire Independent Day 2026

2

Kadisdikbud Rohil Pastikan Program Seragam Sekolah Gratis SD-SMP Tetap Berlanjut

3

STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Siap Gelar UAS Genap TA 2025/2026

4

Menjembatani Peradaban, Menggapai Harapan: Jembatan Merah Putih Presisi di Rohil Diresmikan

5

Simak Arahan Kadisdikbud Rohil saat Buka MPLS di SMPN 1 Bangko

6

Ringankan Beban Masyarakat, Sat Binmas Polres Rohil Gelar Gerakan Pangan Murah

7

Muhammad Maliki Resmi Berlabuh ke PSI, Optimistis Tatap Pemilu 2029

8

Polsek Bangko Gelar Malam Pengantar Tugas Kompol Buyung Kardinal

9

65 Anggota Polres Rohil Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Peningkatan Profesionalisme

10

Bupati Rohil Resmikan Festival Ekraf Pesona Boapi 2026, Dorong Digitalisasi UMKM Via QRIS