MENU TUTUP

Guru SD di Rohil Temukan Alat Isap Sabu Diruang Kelas

Kamis, 11 Juli 2019 | 15:43:46 WIB
Guru SD di Rohil Temukan Alat Isap Sabu Diruang Kelas Mirip bong atau alat isap sabu -sabu ditemukan disalah satu ruang kelas SDN 026 Bangko, Kamis (11/07/2019) pagi.

WAWASANRIAU.com - Plh Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 026 Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Rosmaniar menyebutkan telah ditemukan Bong (alat isap sabu-sabu,red) disalah satu lokal kelas disekolahnya, Kamis (11/07/2019).

"Iya tadi salah satu guru kami yang lagi bersih -bersih diruang kelas menemukan seperti alat isap sabu, "kata Rosmaniar kepada wawasanriau.com saat ditemui dilokasi penemuan tersebut.

Tidak hanya itu, sebut Rosmaniar pihaknya kerap kali mengalami kehilangan. Seperti alat peraga pendidikan jasmani (penjas,red) buku pelajaran, alat tulis, dispenser untuk air minum diruang guru, pot bunga dan tempat sampah. 

Dalam hal ini Rosmaniar juga menyakini terjadinya akibat kondisi sekolah yang sudah tidak memungkinkan karena banyaknya kerusakan disegala sisi. 

"Apo tidak, jendela belubang -belubang jadi mudah maling masuk. Itulah kami berharap ada perhatian dari pemerintah untuk dapat merehab bangunan sekolah ini."kata Rosmaniar.

Tambahnya lagi, yang paling mengkhawatirkan baginya adalah bagaimana mengikuti akreditasi kalau kondisi sekolah masih seperti saat ini.

"Macam mana kami mau akreditasi, semua peralatan sekolah sudah hilang diambil maling. Pedahal target saya sekolah kami ini harus akreditasi. "ujar Rosmaniar.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) H Rusli Syarief meminta kepada Plh Kepala SDN 026 Bngko tegas. Jika menemukan perihal demikian cepat laporkan kepada polisi.

"Saya minta kepada semua kepala sekolah tegas. Jika ada hal seperti itu sampai menemukan bong (alat hisap sabu,red) laporkan kepada polisi."kata Rusli saat ditemui diruang kerjanya.

Rusli menyebutkan dalam hal ini  tidak terlepas dari peran penjaga sekolah. "Kemana penjaga sekolah, "kata Rusli dengan nada bertanya. 

"Kepala Sekolah juga harus aktif. Kalau penjaga sekolah tidak melaksanakan tugas pecat, gantikan dengan yang baru orang yang bisa bertanggung jawab. Kalau dia PNS laporkan kepada kami." kata Rusli dengan tegas.

Kata Rusli lagi, solusi untuk sekolah SDN 026 Bangko saat ini diusulkan honorer penjaga malam digaji dari dana bos yang sudah disetujui oleh komite sekolah.

Terkait bangunan sekolah yang perlu mendapatkan rehab, Rusli menekankan Kepala Sekolah agar aktif melaporkan perkembangan sekolahnya.

"Kepala sekolah harus aktif, laporkan perkembangan sekolahnya buat usulan pembangunan kedinas. Apa itu perlu rehab atau dibangun ditahun berikutnya. Inilah perlu proposal paling tidak kita bantu dengan dana DAK. "ujar Rusli.

Dikatakan lagi, tahun 2019 ini ada 42 sekolah se - Rohil yang dibangun dan direhab oleh pemerintah dengan dana Dana Alokasi Khusus (DAK) dari kementrian pendidikan. (zmi)

Berita Terkait

8 RKB Tambahan untuk siswa SMP N 2 Bangko yang masih menumpang

41 Personel Polda Riau Berprestasi Mendapatkan Penghargaan

TMMD Ke 105 Kodim 0313/KPR, Inspirasi Kegigihan Dua Orang Anak Dari Desa Balang

Danramil 05/RM Tekankan Kedisiplinan Kepada Siswa Peserta Pesantren Kilat

HUT ke 60 Wahidin Terus Tingkatkan Prestasi

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

PSI X ESI Rohil Hadirkan Turnamen Free Fire Independent Day 2026

2

Kadisdikbud Rohil Pastikan Program Seragam Sekolah Gratis SD-SMP Tetap Berlanjut

3

STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Siap Gelar UAS Genap TA 2025/2026

4

Menjembatani Peradaban, Menggapai Harapan: Jembatan Merah Putih Presisi di Rohil Diresmikan

5

Simak Arahan Kadisdikbud Rohil saat Buka MPLS di SMPN 1 Bangko

6

Ringankan Beban Masyarakat, Sat Binmas Polres Rohil Gelar Gerakan Pangan Murah

7

Muhammad Maliki Resmi Berlabuh ke PSI, Optimistis Tatap Pemilu 2029

8

Polsek Bangko Gelar Malam Pengantar Tugas Kompol Buyung Kardinal

9

65 Anggota Polres Rohil Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Peningkatan Profesionalisme

10

Bupati Rohil Resmikan Festival Ekraf Pesona Boapi 2026, Dorong Digitalisasi UMKM Via QRIS