MENU TUTUP
Sempat Ditawar 28 Juta

Mobil Supir Gocar Gagal Dijual karena Heboh Berita di Medsos

Selasa, 28 November 2017 | 20:20:41 WIB
Mobil Supir Gocar Gagal Dijual karena Heboh Berita di Medsos Pelaku pembunuhan

PEKANBARU,WAWASANRIAU.COM - Beragam kisah mewarnai peristiwa hilangnya Ardhie Nur Aswan (23), supir Gocar yang tewas karena dirampok dan dibunuh oleh 6 orang pelaku. Salah satunya, mobil Suzuki Ertiga BM 1564 NV milik korban yang sudah ditawari seharga Rp28 juta oleh calon pembeli namun gagal dijual oleh pelaku karena ramainya pemberitaan hilangnya korban di sejumlah media sosial.

Panik dengan kabar hilangnya korban di medsos, para pelaku kemudian justru mencoba menghilangkan barang bukti dan membuang kendaraan roda empat tersebut ke jurang di daerah Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Fakta itu disampaikan langsung oleh Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto ketika menggelar ekspose tersangka dan barang bukti, Selasa (28/11/17). Selain membuang mobil korban, untuk menghilangkan jejak, para pelaku juga membuang jasad korban di daerah Kandis, Kabupaten Siak.

"Jadi mobil korban yang dirampok pelaku sempat ditawari seharga Rp28 Juta di Simalungun, Sumut. Tapi pelaku tidak jadi menjualnya karena panik mengetahui kabar hilangnya korban sudah beredar luas di medsos. Pelaku kemudian sepakat membuang mobil tersebut di daerah Tanah Karo sampai akhirnya ditemukan dalam kondisi ringsek," ujarnya.

Pamen berkepala pelontos ini menjelaskan, dari keenam pelaku itu, empat diantaranya sudah berhasil tertangkap di tiga lokasi berbeda. Mereka berempat yakni Viktorianus Hendrik Siburian (20), Maringan Tua Gultom (20), Lian Pranata Sipayung (20) dan Fije Sanje Tarihoran (20). Viktorianus dan Maringan Tua Gultom lebih dulu ditangkap di Jalan Purwodadi, Kecamatan Tampan pada Sabtu (11/11/17) lalu.

Menyusul kemudian Lian Pranata Sipayung yang terciduk di Desa Gunung Batu, Kelurahan Butu Bayu, Kecamatan Silau Kahian, Kabupaten Simalungun, Sumut, Selasa, (14/11/17). Sedangkan satu pelaku berikutnya, Fije Sanje diringkus aparat di tempat persembunyiannya di Cilegon, Banten, Rabu (22/11/17) sore silam.

"Empat sudah tertangkap, dua lagi masih DPO dan masih dalam pengejaran. Identitas dua pelaku lagi juga sudah kita kantongi. Untuk keempat pelaku akan kita jerat dengan Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman mati karena pembunuhan yang mereka lakukan sangat terencana," tegasnya.

Sebelumnya, teka-teki hilangnya Ardhie Nur Aswan, supir Gocar Pekanbaru yang dinyatakan hilang pada 22 Oktober silam akhirnya terjawab sudah. Pelan tapi pasti, tim Sat Reskrim Polresta Pekanbaru pun berhasil mengungkap bahwa hilangnya pria berusia 23 tahun tersebut karena dirampok dan dibunuh oleh 6 orang pelaku.***(RTc/zmi)

Berita Terkait

Sinergitas Polri dan PT. Darmali Jaya Lestari Wujudkan Ketahanan Pangan

Transaksi Sabu Di Toilet SPBU, Kuli Bangunan Ini Ditangkap Polisi

Simpan Shabu-shabu di Kantong Celana, Warga Desa Sipungguk di Tangkap Tim Ojoloyo

Polres Rohil Ungkap Jaringan Narkotika Internasional, Amankan 3,98 Kg Sabu, Ribuan Ekstasi dan Happy

Polsek Tambang Ciduk Seorang Buruh Cabuli Anak Tiri Dibawah Umur

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Polres Rohil Ungkap Peredaran Narkotika Jenis Ekstasi Seberat 5,8 KG, Enam Tersangka Diamankan

2

Kapolda Riau Beri Penghargaan kepada Polres Rohil Atas Pengungkapan 80 Kg Sabu

3

Kajari Rohil Firdaus Perkuat Sinergi dengan Insan Pers melalui Coffee Morning

4

Awali Hari Kerja 2026: Bupati H. Bistamam Tekankan Disiplin dan Percepatan Program

5

Dr. Muhammad Maliki Buka Peluang Kerja bagi 10 Putra-Putri Rokan Hilir

6

Sekda Rohil Pimpin Rapat Finalisasi Dokumen RT RW :Percepat Pengesahan

7

Kalapas Bangkinang Apresiasi Dedikasi Petugas Selama 3 Hari Pelayanan Prima

8

Kunjungan Lebaran Di Lapas Bangkinang Warnai Kehangatan

9

Kapolres Rohil Tinjau Pos Pengamanan Ops Ketupat Lancang Kuning 2026

10

Oknum Wartawan Kena OTT Polisi Diduga Peras Pengacara 3 Juta Untuk Lebaran