MENU TUTUP

Disayangkan Pelabuhan Nelayan Bagansiapiapi Jadi Kampong Tinggal

Minggu, 26 November 2017 | 10:45:48 WIB
Disayangkan Pelabuhan Nelayan Bagansiapiapi Jadi Kampong Tinggal Bangkai kapal terpuruk dipelabuhan nelayan Bagansiapiapi

BAGANSIAPIAPI, WAWASANRIAU.COM - Pelabuhan Bagansiapiapi tampak seperti kapung tinggal. Pedahal, sebelumnya pelabuhan itu sempat jadi primadona bagi masyarakat lokal nasional maupun mancanegara.

Dulu ia ramai dikunjungi bahkan sempat dibuka jalur Porklang (Malaysia,red) - Bagansiapiapi ditahun sebelumnya.

Berjalannya waktu, Pelabuhan Bagansiapiapi kini tampak seperti kampung tinggal tampa penghuni. Begitu juga dengan sejumlah bangunan yang ada di sekitar pelabuhan di bangun dengan menggunakan uang negara senilai ratusan juta rupiah di biarkan rusak begitu saja oleh pihak-pihak terkait.

Ujang (46) salah seorang warga yang tinggal di sekitar pelabuhan nelayan mengungkapkan pelabuhan itu sudah lama tidak di berfungsi. Padahal dulunya pelabuhan itu sangat ramai di kunjungi.

"Pada tahun 80an Pelabuhan Bagansiapiapi ini merupakan tempat persinggahan kapal kapal dagang, serta kapal- kapal penumpang seperti Kapal Fery tujuan tanjung balai Bagansiapiapi yakni Fery Sri Duyung,Fery Sinar Bagan," Kata Ujang.

Tidak hanya itu, Kata Ujang lagi, kapal fery tujuan dumai Bagansiapiapi juga ada, dan kapal fery Bagansiapiapi Panipahan, Kapal fery dari Bagansiapiapj tujuan Pulau Halang. Selain itu kapal pompong merupakan Transportasi masyarakat dari kampung ke kampung menuju ke Bagansiapiapi juga banyak menurun naikkan penumpang di pelabuhan,"sebutnya.

Dia juga menyebutkan, sejak adanya jalur darat, kapal- kapal barang maupun kapal penumpang semakin berkurang, ditambah lagi adanya pelabuhan yang baru yang tidak jauh dari pelabuhan ini, dan akhirnya pelabuhan yang lama ini jadi tutup," Sebutnya.

Melihat kondisi eks pelabuhan Bagansiapiapi serta aset negara yang ada di pelabuhan itu sangat di sayangkan oleh masyarakat setempat, karena pelabuhan tersebut di tinggalkan begitu saja, tanpa perawatan sama sekali oleh Pemerintah daerah maupun Pemerintah Pusat.

"Sayang betullah, pelabuhan ini di biarkan begitu saja, pelabuhan ini kan merupakan sejarah Bagansiapiapi, selain itu bangunannya juga menjadi rusak karna pelabuhan ini tidak di fungsikan," ujar sumber yang lainnya.

Dia berharap semoga ada kebijikan pemerintah supaya pelabuhan lama tersebut bisa kembali di buka,.

"Kita berharap pelabuhan ini bisa kembali dibuka, setidaknya di jadikan objek sejarah oleh pemerintah, selain itu bangunan yang ada bisa terpelihara dengan baik," Harapnya.

Laporan : Azmi

Berita Terkait

Camat Mandau Bagi- bagi Takjil ''On The Road'' Geratis Kepada Masyarakat

Rumah Yatim Bagikan Parcel Lebaran untuk 4 Yatim Bersaudara asal Pekanbaru

Sempat Tak Makan Nasi, Pak Gatot Kembali Terima Bantuan Dari Rumah Yatim

Kasihan Ojol! Order Makanan Harga Ratusan Ribu Dibatal Pemesan

Mahasiswa Universitas Pahlawan Gelar Giat Edukasi Hipertensi Lansia Didesa Ranah Singkuang

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

DPRD Rohil Gelar Paripurna Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

2

Daftar Lengkap 21 Pejabat Pemkab Rohil yang Baru Dilantik Bupati H. Bistamam

3

Polres Rohil tindak tegas Illegalloging di Sinaboi, 2 Tersangka Diamankan, Ratusan Batang Kayu Disit

4

Forum Media Daerah Rohil Resmi Surati DPRD, Desak RDP Soal Anggaran Kerjasama Media

5

Tingkatkan Stok Darah Pasien, PHR dan PMI Rohil Gelar Aksi Kemanusiaan

6

Tanam Pohon Trembesi di Sungai Bakau, Polsek Sinaboi Gencarkan Green Policing

7

Pamit ke Camat dan Pemdes, Mahasiswa KKN STAI Ar-Ridho Akhiri Masa Pengabdian di Sinaboi

8

Media Lokal Rohil Soroti Kemitraan Publikasi, Pemkab dan DPRD Diminta Buka Ruang Dialog

9

Hadir di Malam Puncak Haul ke-80, Dr. Maliki Ikuti Rangkaian Peringatan Syekh Oesman Syahbuddin

10

Malam Puncak Haul ke-80 Syekh Oesman Syahbuddin, Bagansiapiapi Dipadati Jamaah dan Masyarakat