MENU TUTUP

Wabup Rohil Serahkan 53 SK Guru Bantu Garis Depan

Jumat, 22 September 2017 | 15:47:17 WIB
Wabup Rohil Serahkan 53 SK Guru Bantu Garis Depan Wabup Rohil, Jamiludin menyerahkan SK kepada guru garis depan secara simbolis

BAGANSIAPIAPI, WAWASANRIAU.COM- Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) telah menyerahkan surat keputusan (SK) Calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS) Guru Bantu Pendidikan Dasar dilingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).

Penyerahan SK Guru Bantu Garis Depan tersebut langsung dilakukan oleh Wakil Bupati Rokan Hilir Drs.H Jamiludin didampingi Kadisdikbud Rohil HM.Rusli Syarief,S.sos, Kepala BKD Roy Azlan, dan Kepala Inspektorat HM.Nurhidayat,SH di ruang rapat Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir, Jumat-(22/09/17).

Adapun SK tersebut diserahkan kepada 53 orang Guru Garis Depan yang bertugas di Kecamatan Pujud.Kubu,Pasir Limau Kapas, Kubu Babussalam,Sinaboi dan Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan.

Sedangkan Guru Bantu Rokan Hilir itu sebanyak 111 orang dialihkan kewenangan pendidikan dasar SD dan SMP menjadi kewenangan Kabupaten Rokan Hilir sesuai Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Drs H.Jamiludin mengatakan dirinya menyadari bahwa sampai dengan saat ini propesi pegawai negeri sipil tetap menjadi pilihan utama bagi sebagian besar masyarakat dengan salah satu alasan yaitu PNS mempunyai gaji yang tetap, kondisi ini membuat persaingan untuk menjadi PNS semakin ketat.

"Kita menyadari bahwa sampai dengan saat ini propesi PNS tetap menjadi pilihan utama masyarakat karena PNS mempunyai gaji yang tetap, kondisi ini membuat persaingan untuk menjadi PNS semakin ketat," Kata Wabup Jamiludin.

Kemudian diingatkan oleh Wabup, PNS Guru Garis Depan yang sudah diterima patut bersyukur kepada allah SWT, tuhan yang maha esa yang telah telah memberikan kesempatan dan rejeki kepada PNS Guru Garis Depan.

"Bapak dan Ibu Guru, kita wajib bersyukur, allah telah memberikan kesempatan dan rejeki kepada kita, untuk itu jalanilah amanah ini sebaik- baik mungkin,karena seorang guru merupakan ujung tomabak, mempunyai tanggungjawab besar kepada anak didik terutama kepada allah SWT," Tegasnya.

Guru Garis Depan ini, kata Wabup ujung tombak dan harapan pemerintah dalam memajukan dunia pendidikan, khusus di daerah-daerah terpencil,terluar, dan terdepan di Kabupaten Rokan Hilir," Harap Jamiludin.

"Tingkan pengetahuan,wawasan,keperibadian,dan etika sebagai guru yang melekat pada diri bapak,ibu saudara-saudara, karena suatu keberhasilan
sangat tergantung pada kemauan dan kemampuan seorang guru dalam mengoptimalkan tugas-tugas yang diberikan," Diingatkan Wabup.

Diwawancarai,Kadisdikbud Rohil, HM.Rusli Syarief,S.sos menjelaskan bahwa guru-guru  yang menerima SK guru bantu garis depan tersebut merupakan guru yang di tunjuk dan di SK kan oleh Penerintah Pusat.

" Kita di Kabupaten hanya menerima sekaligus meng SK kan penempatan Guru bantu garis depan tersebut. Kemudian mengkontrol dan mengevaluasi selama tiga bulan atau enam bulan kedepan untuk mengetahui apakah mereka masuk melaksankan tugasnya atau tidak," Jelas Kadisdikbud Rohil.

Ditegaskan Rusli Syarief, apabila terdapat guru bantu yang sudah di tunjuk tidak masuk atau tidak melaksanakan tugasnya oleh pihak Disdikbud Rohil mengembalikan lagi mereka (Guru red) ke pusat, karena yang bisa memberhentikan guru itu adalah pemerintah pusat,"Tegasnya.

 "Apabila mereka (Guru Bantu Red) tidak dispilin atau tidak melaksanakan tugas dengan baik, maka kita buat ketegasan awal berupa teguran.dan bilamana mereka tidak masuk juga berkerja selama tiga bulan atau enam bulan maka kita segera melayangkan surat kepada kementerian guna melaporkan bahwa guru yang bersangkutan tidak melaksanakan tugas di tempat Ia di tugaskan," Tegas Rusli Syarief.

Mantan Asisten I Bidang Pemerintahan di Rohil itu menegaskan pihaknya tidak mempunyai target, namun pihaknya terus berupaya menjaga mutu pendidikan di Kabupaten Rokan Hilir.

"Kalau di tanya mengenai target, saya tegaskan lagi, kami tidak mengejar target ranking, tapi mutu pendidikan tetap terus kami jaga dan di kawal," Tegasnya.

Dia menuturkan, Sebelumnya mutu pendidikan di Kabupaten Rohil di urutan kesebelas, alhamdulillah tahun ini 2017 mutu pendidikan sudah di urutan keenam," Ungkap Rusli Syarief.

Disebutnya, keberhasilan itu didukung dengan hati yang tulus dan ikhlas dari semua pihak yakni tenaga pendidik dan  murid.  

"Kita tetap berupaya, mengawal dan meningkatkan mutu pendidikan di Rohil, mudah-mudahan di tahun 2018 nanti kita bisa meraih nilai lebih dari sekarang ini," pungkasnya.(wrc)

Berita Terkait

Soal Dana Corona,Ini Kata Kejati Riau

Gaji Pegawai Honorer Siak Dianggarkan Rp200 Miliar

Masyarakat Rohil Ingin Tambah Daya Listrik, PLN Berikan Diskon

DLH Rohil Benahi Kawasan Wisata Batu Enam

Direktur RSUD Bagansiapiapi Motivasikan Pegawai Sisihkan 2,5 persen Zakat

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

PSI X ESI Rohil Hadirkan Turnamen Free Fire Independent Day 2026

2

Kadisdikbud Rohil Pastikan Program Seragam Sekolah Gratis SD-SMP Tetap Berlanjut

3

STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Siap Gelar UAS Genap TA 2025/2026

4

Menjembatani Peradaban, Menggapai Harapan: Jembatan Merah Putih Presisi di Rohil Diresmikan

5

Simak Arahan Kadisdikbud Rohil saat Buka MPLS di SMPN 1 Bangko

6

Ringankan Beban Masyarakat, Sat Binmas Polres Rohil Gelar Gerakan Pangan Murah

7

Muhammad Maliki Resmi Berlabuh ke PSI, Optimistis Tatap Pemilu 2029

8

Polsek Bangko Gelar Malam Pengantar Tugas Kompol Buyung Kardinal

9

65 Anggota Polres Rohil Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Peningkatan Profesionalisme

10

Bupati Rohil Resmikan Festival Ekraf Pesona Boapi 2026, Dorong Digitalisasi UMKM Via QRIS