Lancang Kuning

Lagi 2 PDP Masuk Rawat Sehingga 6 PDP Rohil Tunggu Hasil Swab

BAGANSIAPIAPI, wawasanriau.com - ODP di kabupaten Rokan Hilir saat ini secara kumulatif sebanyak 7568 orang dengan uraiannya bebas masa pantauan sebanyak 6682 orang dan masih dalam pemantauan sebanyak 886 orang. Sedangkan PDP hari ini bertambah 2 orang lagi sehingga sudah 6 PDP di rawat di RSUD dr Pratomo Bagansiapiapi yang merupakan warga berasal dari kecamatan Bangko, kecamatan Rimbo Melintang, Panipahan (Palika) dan Baganbatu. Saat ini mereka masih menunggu hasil swab. Demikian hal ini ditegaskan oleh juru bicara tanggap Covid 19 H.Ahmad Yusuf,S.Sos,MH didampingi Plt Kadis Kominfotiks Hermanto,S.Sos di Media Center Gedung Datuk Batu Hampar Jalan Perwira Bagansiapiapi, Selasa (19/05/2020).

Ahmad Yusuf menjelaskan kita akan bisa mencermati bahwa beberapa hari kedepan menghadapi Idul Fitri sehingga berkemungkinan PDP (Orang dalam pemantauan) akan melonjak atau meningkat. Sehingga berkemungkinan besar warga Rokan Hilir yang masih di luar Rohil akan berdatangan menuju ke daerah Rohil. Sedangkan di wilayah provinsi Riau sudah ada kasus positif corona sehingga di beberapa daerah oleh pemerintah pusat ditetapkan sebagai transmisi lokal yang tentunya warga kita yang pulang ke Rohil tersebut merupakan status ODP.

"Semakin meningkat ODP di Rohil tentunya semakin banyak dilakukan pemantauan yang tentu juga semakin tinggi potensi kemungkinan penularannya,"tuturnya.

Sedangkan kondisi PDP ( pasien dalam pantauan) di Rohil hari  ini bertambah 2 orang lagi sehingga menjadi 6 orang PDP (karena kemaren hanya 4 orang PDP).

"Enam orang PDP tersebut semuanya di isolasi di RSUD dr RM Pratomo Bagansiapiapi,"jelasnya.

Mereka tersebut warga berasal dari kecamatan Bangko, kecamatan Rimbo Melintang, Panipahan (Palika) dan Baganbatu.

"Enam orang tersebut masih menunggu hasil swab,"ujarnya.

Karena saat ini laboratorium biomolekul RSUD Arifin Achmad menunggu dalam kondisi antri. Oleh sebab itu PDP yang di isolasi harap bersabar menunggu hasil swab tersebut. Tentunya diiringi dengan doa semoga hasil swabnya nanti terkonfirmasi negatif. Karena, kata jubir ini, menurut dokter ahli yang menangani PDP tersebut menjelaskan hampir semua PDP yang berada di RSUD dr RM Pratomo kondisi umumnya sangat bagus, tidak menunjukkan gejala namun saat penjaringan RDT hasilnya reaktif. Oleh karena sesuai tata laksana kesehatan jika RDT reaktif maka dilakukan pengambilan swab.

"Sedangkan pengambilan swab sudah dilakukan dan sudah dikirim ke Pekanbaru. Kita berharap sebelum lebaran hasil swab sudah keluar dan kita doakan hasilnya negatif sehingga bisa berlebaran bersama sanak keluarga,"ujarnya.

Dalam kesempatan ini jubir tanggap Covid 19 menyampaikan bahwa saat H-3, H-2,H-1 nanti berkemungkinan akan terjadi fenomena yang berbeda di hari sebelumnya. Hal ini disebabkan di pusat perbelanjaan, pasar maupun tradisi yang terjadi sehingga akan terjadi kerumunan warga yang lebih padat dari hari biasa.

"Ini karena terjadi meningkatnya kebutuhan saat jelang idul fitri. Oleh sebab itu kita berpesan kepada masyarakat idealnya stay at home yakni berada di rumah namun karena sudah tradisi kebiasaan dan kebutuhan maka kita gugus tugas berpesan kepada warga yang harus keluar rumah diharapkan lakukan sosial distancing, physical distancing, gunakan masker, cuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir karena ini cara yang tepat guna pencegahan terhadap virus Corona tersebut. Apabila telah menuruti anjuran protokol kesehatan maka kita telah melakukan pencegahan terhadap Covid 19 ini,"katanya.

"Kita bersyukur hingga saat ini di provinsi Riau hanya kabupaten Rohil yang tidak ada kasus positif Corona ini. Oleh sebab itu diharapkan warga senantiasa waspada dan selalu hati-hati terhadap covid 19 ini,"tuturnya kemudian. (gun)


[Ikuti Wawasanriau.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar