Lancang Kuning

Enam Pengelola Daur Ulang Sampah Rohil Dapat Penghargaan

BAGANSIAPIAPI, wawasanriau.com - Pemberian penghargaan kepada enam pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Rokan Hilir barengi Hari peduli sampah nasional (HPSN) tingkat kabupaten Rokan Hilir (Rohil) tahun 2020 yang di pusatkan di kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rokan Hilir Jalan Kecamatan komplek perkantoran batu enam Bagansiapiapi, Rabu (11/03/2020). Enam pengelola daur ulang sampah yang mendapat penghargaan tersebut diantaranya kepenghuluan Mukti Jaya kecamatan Rimba Melintang, kelurahan Bagan Sinembah Kota kecamatan Bagan Sinembah Raya, Kepenghuluan Lenggadai Hulu kecamatan Rimba Melintang, Kepenghuluan Pelita kecamatan Bagan Sinembah, Bank Sampah Seiso Kelurahan Balam Jaya kecamatan Balai Jaya dan Bank Sampah Al Fahry Kelurahan Balai Jaya kota kecamatan Balai Jaya. Selanjutnya dilaksanakan penandatanganan deklarasi kabupaten Rokan Hilir bersih sampah tahun 2020.

Hadir saat ini Bupati Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) H.Suyatno, AMp, ketua DPRD Rohil Maston, Kajari Rohil Gaos Wicaksono,SH,MH, Kasdim Mayor Sumarno, wakil ketua DPRD Rohil Hamzah,SHi,  Kapolsek Bangko Kompol Sasli Rais,SH, yang mewakili kakankemenag Rohil Ustadz Masril, ketua DMI Rohil Wazirwan Yunus, kadis Dinas Lingkungan Hidup Suwandi, S.Sos, para Asisten, pejabat pimpinan tinggi Pratama dan pejabat administrator dilingkungan Pemkab Rohil, sejumlah penghulu dan sejumlah kepala sekolah serta para petugas kebersihan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rokan Hilir, Suwandi,S.Sos mengatakan bahwa pada saat ini kegiatan HPSN tingkat kabupaten Rohil. Lanjutnya menjelaskan dalam pengelolaan sampah telah terbit undang-undang Nomor 18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah dan untuk tingkat kabupaten sudah dilaksanakannya peraturan daerah Nomor 6 Tahun 2017 yang dijabarkan melalui peraturan Bupati nomor 95 dan nomor 98.

Pada kegiatan ini secara nasional mengusung Indonesia bersih, Indonesia maju dan Indonesia Sejahtera sedangkan untuk kabupaten Rokan Hilir mengusung tema Rokan Hilir bebas sampah tahun 2020.

Dikatakannya, maksud dan tujuan dari kegiatan ini agar mendorong budaya bersih dan produktif di tengah masyarakat dengan dinamika dan partisipasi masyarakat sebagai modal sosial 2020.

Kata Ia, dalam kesempatan ini akan ada penandatanganan deklarasi Rokan Hilir bebas sampah 2020 oleh Bapak Bupati Rokan Hilir didampingi oleh Bapak forkopimda perwakilan kepala OPD, camat Bangko, penghulu, Lurah dan kepala sekolah. 

"Selanjutnya ada kegiatan pameran produk-produk bank sampah yang dihasilkan oleh bank sampah yang ada di Kabupaten Rokan Hilir,"katanya.

Suwandi juga menjelaskan pada kesempatan ini juga dilaksanakan pemberian penghargaan kepada enam bank sampah yang ada di Rokan Hilir yang selama ini telah melakukan kegiatan daur ulang sampah. Selain itu, lanjutnya mengatakan juga dilakukan penanaman pohon di samping Masjid.

"Juga dilaksanakan kegiatan lomba melukis dan lomba mengumpulkan botol air mineral,"katanya.

Kadis Lingkungan Hidup ini juga menambahkan bahwa rangkaian kegiatan HPSN ini akan dilaksanakan selama 3 bulan. 

Dalam kesempatan ini Ia mengatakan bahwa Dinas Lingkungan Hidup sudah juga melaksanakan pengolahan pupuk kompos dan pencacahan botol dan gelas plastik. Kemudian membentuk tim Satgas Pemantauan dan pengawasan sampah sebagai langkah menindaklanjuti Perda Nomor 6 Tahun 2017 tentang pengelolaan sampah serta Peraturan Bupati Nomor 58 tahun 2019 tentang pembatasan penggunaan kantong belanja plastik serta Peraturan Bupati Nomor 59 tahun 2019 tentang tata cara penerapan sanksi administrasi berdasarkan Perda Nomor 6 2017.

Dinas lingkungan hidup juga telah melakukan penyebaran dan sosialisasi kepada masyarakat dalam bentuk pamflet surat edaran termasuk larangan membuang sampah sembarangan serta upaya mengurangi sampah dari sumber sampah, baik sampah rumah tangga maupun sampah sejenis sampah rumah tangga.

"Selain itu, juga upaya pengelolaan lingkungan hidup yang sedang kita lakukan dan kita kerjakan saat ini adalah pembinaan sekolah melalui sekolah adiwiyata dan proklin sejalan dengan telah dicanangkannya Kabupaten Rokan Hilir sebagai Kabupaten Adiwiyata oleh Bapak Bupati pada tanggal 13 Agustus 2018 yang lalu,"jelasnya.

Dijelaskannya, saat ini Kabupaten Rokan Hilir telah memiliki 86 sekolah adiwiyata yang terdiri dari 34 sekolah adiwiyata Kabupaten, 35 sekolah adiwiyata provinsi dan 17 Sekolah Adiwiyata Nasional. 

"Mudah-mudahan di tahun-tahun berikutnya, semua sekolah yang ada di Kabupaten yang sudah menjadi sekolah adiwiyata,"tuturnya.

Disamping itu, kata Ia, juga membina dan mengusulkan program Kampung iklim skala kecil Baik bu RT, RW kedusunan maupun Kelurahan dan kepenghuluan.

"Hingga tahun 2019  sudah memperoleh penghargaan trophy dan sertifikat proklin sebanyak 12 lokasi di Kabupaten Rokan Hilir. Ini merupakan peraih penghargaan terbanyak untuk wilayah Sumatera dan Riau. Semua berkat dukungan Pak Bupati melalui penganggaran yang ada di daerah,"pungkasnya. (gun).


[Ikuti Wawasanriau.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar