Menyelaraskan Langkah, Bapenda Rohil Sebut Optimalisasi PAD Perlu Dukungan Semua Pihak
Rohil, Wawasanriau. Com – Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mendorong Pemerintah Daerah melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk mempercepat digitalisasi sistem pemungutan pajak dan retribusi daerah.
Dorongan tersebut disampaikan dalam rekomendasi DPRD Rohil terhadap Laporan Keterangan Pertanggung jawaban (LKPJ) Kepala Daerah, Senin malam (15/6/2026).
Menurut DPRD, digitalisasi pemungutan pajak dan retribusi merupakan langkah strategis untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah.
Selain dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sistem digital juga dinilai mampu menciptakan tata kelola pendapatan yang lebih transparan, efektif, dan akuntabel serta meminimalisir potensi kebocoran penerimaan daerah.
Menanggapi rekomendasi tersebut, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Rokan Hilir, Drs. H. Ferry Hendra Farya, mengatakan pihaknya menyambut baik dorongan yang diberikan DPRD Rohil .
Ia menegaskan bahwa digitalisasi pemungutan pajak dan retribusi memang telah menjadi salah satu program prioritas Bapenda dalam upaya mengoptimalkan PAD.
“Bapenda menyambut baik dorongan DPRD terkait digitalisasi pemungutan pajak dan retribusi daerah. Upaya tersebut telah menjadi salah satu program prioritas Bapenda dalam rangka optimalisasi PAD,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Kamis (18/6/26).
Namun demikian, Ferry menegaskan bahwa peningkatan PAD tidak semata-mata bergantung pada penerapan sistem digital. Menurutnya, terdapat sejumlah faktor lain yang turut menentukan keberhasilan pengelolaan pendapatan daerah.
“Perlu dipahami bahwa peningkatan PAD tidak hanya bergantung pada digitalisasi sistem, melainkan juga pada tingkat kepatuhan wajib pajak, ketersediaan basis data yang akurat, pertumbuhan ekonomi daerah, serta sinergi seluruh perangkat daerah dalam pengelolaan pendapatan daerah,” jelasnya. (Zal)




Tulis Komentar