Jajaran Direksi dan Komisaris Baru PT SPRH Rohil Terbentuk
BAGANSIAPIAPI,(WRC) - Teka-teki mengenai siapa figur yang mengisi jabatan direksi dan komisaris di PT Sarana Pembangunan Rokan Hilir (Perseroda) akhirnya terjawab.
Mengunakan mekanisme keputusan sirkuler (circular resolution), sebuah mekanisme pengambilan keputusan penting oleh pemegang saham di luar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), yang sah secara hukum, Bupati Rohil H Bistamam menetapkan pembentukan pengurus yang baru, dengan tiga direksi yakni Yusri Kandar, Perwedissuito dan Yusuf Mudji Sutrisno sementara tiga komisaris yakni Rahmatul Zamri, H Amran dan Fadhel Arjuna.
"Tadi saya mendampingi pak bupati, dalam penetapan pembentukan pengurus SPRH yang baru, terdapat tiga komisaris dan untuk direksi ada dirut, direktur keuangan dan direktur pengembangan," kata Sekdakab Rohil H Fauzi Efrizal SSos MSi, Senin (26/1/2026).
Informasi diperoleh rapat penetapan itu digelar di aula rapat hotel Armarosa di Bagansiapiapi.
Kegiatan itu kata sekdakab turut disaksikan pihak notaris. Setelah tahapan tersebut terangnya akan dilakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) bersama dan penetapan oleh Bupati Rohil selaku pemegang saham.
Diketahui untuk posisi dirut oleh Yusri Kandar, direktur keuangan Perwedissuito dan Direktur Pengembangan Yusuf Mudji Sutrisno. Sementara komisaris utama Rahmatul Zamri, komisaris II H Amran serta komisaris III Fadhel Arjuna.
"Untuk jadwal RUPS belum, masih menunggu dokumen dari pihak notaris," kata sekdakab.
Dirut PT SPRH (Perseroda), Yusri Kandar menegaskan sebagai jajaran direksi yang baru bertekad untuk dapat mengurus BUMD dengan baik.
"Kedepan kami minta kerjasama semuanya, dari jajaran karyawan maupun direksi yang baru. Kami akan berupaya semaksimal mungkin mencapai program kerja secepatnya guna menghasilkan dividen bagi daerah," kata Yusri Kandar.
Disamping juga terangnya bagaimana keberadaan perusahaan pelat merah tersebut dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Rohil. Menurutnya jajaran direksi tidak bisa berjalan sendiri tanpa didukung berbagai pihak terkait lain.
Menurutnya diperlukan terobosan baru termasuk mengupayakan unit usaha yang baru. "Mudah-mudahan dapat menjadi motivasi bagi kami dalam bekerja, kami yakin dengan dibukanya unit usaha baru bisa menyerap lapangan kerja dan menghasilkan dividen, kami akan berupaya, mengkaji dan melaksanakan terobosan baru," katanya.
Datangi Kantor
Usai penetapan tersebut jajaran direksi dan komisaris mendatangi kantor PT SPRH (Perseroda) yang berada di jalan Perniagaan, Bagansiapiapi. Hanya beberapa orang yang berada di kantor, ironisnya kondisi kantor mati lampu karena token habis.
Salah seorang staf kemudian mengisikan token listrik.
Tampak Staf Aset, Habib Nur menyambut dan mendampingi kunjungan jajaran direksi dan komisaris tersebut. Setelah listrik menyala, barulah direksi dan komisaris, yang turut hadir Sekdakab H Fauzi Efrizal masuk ke dalam kantor. Di lantai pertama terdapat sebuah ruangan utama untuk rapat, sementara di bagian belakang terdapat meja yang disekat untuk divisi-divisi.
Memasuki lantai dua, juga terdapat ruangan divisi dan sejumlah ruangan lain serta dibagian ujung ada ruangan dirut. Menariknya kondisi ruangan dirut tersebut dalam keadaan terkunci. Sekitar 15 menit menunggu di dalam kantor tersebut, baru akhirnya ruangan dirut tersebut dapat dibuka. **




Tulis Komentar