MENU TUTUP

Siapa Dampingi Hendra/Ahsan ke Olimpiade 2016 Rio de Janeiro?

Jumat, 08 Januari 2016 | 14:41:26 WIB
Siapa Dampingi Hendra/Ahsan ke Olimpiade 2016 Rio de Janeiro? foto detik

Jakarta - Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan relatif aman untuk tampil di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro. PP PBSI masih bertekad meloloskan satu ganda putra lain ke ajang tersebut. Siapa yang akan berpeluang lolos?

Dalam regulasi bulutangkis di Olimpiade sebuah negara bisa mewakilkan dua pasangan dengan syarat bisa meloloskan minimal dua wakilnya di peringkat delapan besar dunia. Menilik posisi di peringkat dunia, Hendra/Ahsan cukup aman dengan ada di ranking dua dunia.

Awalnya Angga Pratama/Ricky Karanda Suwandi yang ada di urutan sepuluh besar digadang-gadang untuk mendampingi Hendra/Ahsan ke Olimpiade. Tapi dalam prosesnya pasangan tersebut terpaksa absen dalam beberapa turnamen ke depan.

Angga sakit demam berdarah sehingga membutuhkan waktu untuk pemulihaan. Besar kemungkinan mereka akan absen dari Malaysia Masters Grand Prix Gold yang dimulai 19-24 Januari dan Syed Modi International Badminton Grand Prix Gold di Lucknow, India (26-31 Januari).

Sementara, lonjakan besar dibukukan ganda putra lainnya Rian Agung Saputro/Berry Angriawan. Setelah menjadi juara di Indonesia Masters dan kejuaraan nasional, mereka menutup tahun 2016 sebagai runner-up di Makau Terbuka Grand Prix Gold.

Ganda putra lain juga siap beradu. Mereka, Gideon Markus Fernaldy/Kevin Sanjaya Sukamuljo, yang kini ada di peringkat ke-16 dunia. Satu pasangan lain Wahyu Nayaka/Ade Yusuf yang ada di peringkat ke-21.

"Ada suatu kekhawatiran setelah Angga terkena demam berdarah. Ada kemungkinan mereka batal tampil di Malaysia, belum ada kepastian juga untuk tampil di India. Tentunya mereka sudah harus siap tampil di Thailand Terbuka dan Kualifikasi Thomas," kata Rexy Mainaky, ketua bidang pembinaan prestasi PP PBSI, di Jakarta.

"Mereka sudah harus siap untuk tampil di Thailand karena kalau tiga turnamen absen, poin akan turun drastis. Itu jelas berbahaya untuk menjaga peluang ada dua wakil ke Olimpiade. Mereka juga harus lebih siap ke Kualifikasi Thomas Cup karena penentuan ke final Thomas Cup dan menawarkan poin yang cukup besar.

"Peluang ganda lainnya, Wahyu/Ade, cukup berat untuk menjadi ganda kedua yang lolos. Secara ranking Kevin/Gideon yang saat ini 16 mempunyai peluang tapi sejauh ini mereka baru bisa sampai delapan besar di turnamen-turnamen yang diikuti. nah, justru Rian/Berry yang mempunyai peluang besar, meskipun ada di peringkat 27. Mereka menunjukkan tren positif akhir-akhir ini. Bisa-bisa mereka melampaui Angga/Ricky karena mereka tampil di turnamen sebagai pendatang baru," jelas Rexy.

Senada pelatih ganda putra pelatnas PBSI, Herry Iman Pierngadi menyebut persaingan pendamping Hendra/Ahsan ke Olimpiade memang sedang seru.

"Masih ada sisa turnamen sampai Mei. Kualifikasi Piala Thomas akan kami maksimalkan untuk meraih poin sebanyak mungkin. Bagaimanapun caranya kami harus bisa menambah poin,"kata Herry.

Sumber:Detik.com

Berita Terkait

Siap -siap, KONI Rohil Bakal Gelar Kejurkab 2024

Perdana!! 1933 Atlet Dan Official Meriahkan Pembukaan PORKAB Rohil

Boni Shafira Atlet Ski Air Rokan Hilir Peraih Medali Perak di PON 2024

Hamilton Juara, Mercedes Finis 1-2

Ketua Umum Koni Kampar Apresiasi Keuangan Omputaka Cup I

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

PSI X ESI Rohil Hadirkan Turnamen Free Fire Independent Day 2026

2

Kadisdikbud Rohil Pastikan Program Seragam Sekolah Gratis SD-SMP Tetap Berlanjut

3

STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Siap Gelar UAS Genap TA 2025/2026

4

Menjembatani Peradaban, Menggapai Harapan: Jembatan Merah Putih Presisi di Rohil Diresmikan

5

Simak Arahan Kadisdikbud Rohil saat Buka MPLS di SMPN 1 Bangko

6

Ringankan Beban Masyarakat, Sat Binmas Polres Rohil Gelar Gerakan Pangan Murah

7

Muhammad Maliki Resmi Berlabuh ke PSI, Optimistis Tatap Pemilu 2029

8

Polsek Bangko Gelar Malam Pengantar Tugas Kompol Buyung Kardinal

9

65 Anggota Polres Rohil Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Peningkatan Profesionalisme

10

Bupati Rohil Resmikan Festival Ekraf Pesona Boapi 2026, Dorong Digitalisasi UMKM Via QRIS