MENU TUTUP

Antisipasi Banjir, DLH dan PU Rohil Langsung Lakukan Normalisasi

Senin, 30 Agustus 2021 | 19:13:20 WIB
Antisipasi Banjir, DLH dan PU Rohil Langsung Lakukan Normalisasi

BAGANSIAPIAPI(WRC) - Akibat adanya curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari ini, sebagian wilayah di ibu kota Bagansiapiapi mulai terendam banjir. 

Mendengar adanya keluhan masyarakat terkait adanya banjir di wilayah kota Bagansiapiapi, Bupati Rokan Hilir (Rohil) Afrizal Sintong langsung menginstruksikan kepada kepala dinas lingkungan hidup (DLH) dan dinas pekerjaan umum dan tata ruang (PUTR) untuk menurunkan alat berat bekerja langsung melakukan normalisasi.

Senin siang, (30/8/2021) Kepala DLH Rohil Suwandi S Sos langsung turun kelapangan membawa alat berat Beko untuk membersihkan sungai di Parit Aman di Jalan Makmur, Kepenghuluan Bagan Jawa, Bagansiapiapi.

Dikatakan Suwandi, turunnya alat berat ini merupakan instruksi Bupati Rohil untuk meminimalisir terjadinya banjir dan program 100 hari bupati. Sejak awal bupati Rohil dilantik, DLH Rohil terus bekerja membersihkan parit-parit yang tersumbat yang ada diwilayah Kecamatan Bangko.

"Sudah satu bulan ini full, alat berat kita terus bekerja lakukan normalisasi. Hari ini kita melakukan normalisasi di sungai pabrik, kemarin kita menggali di sungai pabrik. Setelah siap sungai pabrik, kita lanjut ke parit Atmo," papar Suwandi ketika di temui awak media di lokasi kerja.

Dijelaskan Suwandi, pekerjaan ini tidak masuk dalam proyek lelang. Akan tetapi, menggunakan dana rutin perawatan karena DLH mempunyai alat berat sendiri untuk bekerja. 

"Kebetulan kita punya alat, operator kita juga ada, tinggal beli minyak ya kita mainkan dimana titik titik penyebab banjir langsung kita kerjakan dan kami siap membantu dan mengeksekusi arahan pak bupati," jelas Suwandi.

Atas adanya normalisasi itu, Markasim Datuk Penghulu Bagan Jawa mengucapkan terimakasih kepada bupati Rohil yang cepat tanggap dalam mengantisipasi banjir di daerah nya.

Menurut Markasim, Ini merupakan kerja nyata  bupati karena manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat khususnya bagi petani sawit karena lahannya kering akan berdampak pada buah sawit akan lebih cepat besar jika tidak terendam banjir.

"Kita tahu Bagansiapiapi ini kalau hujan dua hari aja sudah sampai kerumah warga banjirnya. Dengan adanya program pak bupati, kami masyarakat Bagan Jawa merasa bangga, mudah mudahan program ini ada tiap tahun," tutur Markasim.

Sementara itu Bupati Rohil Afrizal Sintong mengatakan, turunnya alat berat itu untuk meminimalisir terjadinya banjir. Sehingga alat berat itu setiap hari akan terus bekerja setiap hari untuk mengantisipasi banjir di Kecamatan Bangko dan Sinaboi khusus nya .

"Kita ini akan menghadapi musim penghujan, jadi alat ini bekerja setiap hari, sistem nya tidak proyek lelang, kita tinggal isi minyak saja dan bayar gaji jaga malam alat berat," jelas Afrizal Sintong. (Rilis)

Berita Terkait

Pascabencana Sumatera, Pengungsi Terus Berkurang dan Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih

Jum’at Barokah,Polsek Tanah Putih Bagi - bagi Takjil Kepada Pengguna Jalan

Polres Rohil Tanam 2000 Pohon Diikuti Unsur Masyarakat dan Perusahaan

Pembinaan Wilayah, Babinsa Koramil 05/RM Sambangi Pengrajin Pandai Besi

Bupati Rohil Peringatan Isra Miraj Bersama IKM Rohil Pekanbaru dan Berikan Santunan

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

PSI X ESI Rohil Hadirkan Turnamen Free Fire Independent Day 2026

2

Kadisdikbud Rohil Pastikan Program Seragam Sekolah Gratis SD-SMP Tetap Berlanjut

3

STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Siap Gelar UAS Genap TA 2025/2026

4

Menjembatani Peradaban, Menggapai Harapan: Jembatan Merah Putih Presisi di Rohil Diresmikan

5

Simak Arahan Kadisdikbud Rohil saat Buka MPLS di SMPN 1 Bangko

6

Ringankan Beban Masyarakat, Sat Binmas Polres Rohil Gelar Gerakan Pangan Murah

7

Muhammad Maliki Resmi Berlabuh ke PSI, Optimistis Tatap Pemilu 2029

8

Polsek Bangko Gelar Malam Pengantar Tugas Kompol Buyung Kardinal

9

65 Anggota Polres Rohil Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Peningkatan Profesionalisme

10

Bupati Rohil Resmikan Festival Ekraf Pesona Boapi 2026, Dorong Digitalisasi UMKM Via QRIS