MENU TUTUP

Cegah Covid 19, Fokopincam Pekaitan Rohil Hentikan Aksi Masyarakat Pedamaran Duduki Lahan LKMD di P

Selasa, 07 April 2020 | 13:03:28 WIB
Cegah Covid 19, Fokopincam Pekaitan Rohil Hentikan Aksi  Masyarakat Pedamaran Duduki Lahan LKMD di P Forkopincam Pekaitan adakan rapat mediasi antara masyarakat Pedamaran dengan Perusahaan PT.JJP

PEKAITAN, WAWASANRIAU.COM - Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam ) Pekaitan Kabupaten Rokan Hilir langsung mengambil tindakan penghentian aksi klaim  secara spontan masyarakat Kepenghuluan Pedamaran diareal perkebunan PT. Jatim Jaya Perkasa (JJP) yang dituding masyarakat sebagai penyerobotan lahan LKMD. Penghentian aksi ini karena Pemerintah sedang gencarnya melakukan pemutusan rantai penyebaran Covid 19 diseluruh daerah.

Aksi spontan masyarakat yang bergerak untuk menduduki lahan yang mereka klaim sebagai lahan mereka di areal perkebunan PT.JJP  mendapat reaksi keras dari Tim Tanggap Covid 19 Gugus Tugas Rokan Hilir untuk menghentikan kegiatan yang sifatnya berkumpul dalam jumlah besar sesuai anjuran Pemerintah.

"Sore hari ini Forkopincam Pekaitain yang dihadiri Camat, Wadan Ramil Bangko, Babhinkantibmas, Polsubsektor, Sekcam, Penghulu Pedamaran, Humas PT JJP beserta perwakilan masyarakat melakukan rapat mendadak terkait aksi massa yang dilakukan masyarakat Kepenghuluan Pedamaran ditegah gencarnya penanggulangan wabah Covid 19," kata Camat Pekaitan, Taryono, SE saat memimpin Rapat di Kantornya Senin Sore ( 6/4/2020).

Lanjutnya, Rapat sore hari ini bertujuan untuk memediasi antara masyarakat Kepenghuluan Pedamaran dengan pihak perusahaan PT. Jatim Jaya Perkasa agar tidak ada lagi masyarakat yang melakukan aksi massa atau berkumpul dalam suasana penanggulangan Covid 19, dimana Pemerintah telah berupaya untuk memutus rantai penyebaran virus Corona ini dengan menganjurkan masyarakat agar tidak berkumpul dengan jumlah besar diluar rumah serta tdak bepergian keluar rumah jika tidak ada sesuatu yang penting," terang Taryono.

Ditempat yang sama Wadanramil Bangko, Kapten Inf. Tayung Chaniago saat dikonfirmasi awak media mengatakan bahwa dirinya bertindak sebagai mediator dalam penyelesaian aksi massa dari masyarakat Kepenghuluan Pedamaran dengan pikah Perusahaan Pt. JJP mendapat perintah langsung dari atasan untuk segera menyelesaikan permasalahan tersebut dengan mengadakan rapat dadakan bersama Forkopincam Pekaitan untuk memediasi permasalahan.

"Saya sudah mengadakan rapat dadakan bersama Forkopincam Pekaitan, masyarakat dan pihak Perusahaan Pt. Jatim, intinya tidak ada yang mengadakan demo atau unjuk rasa ke perkebunan PT. Jatim. Baik itu masalah lahan HPL, lahan LKMD tidak mau tau karena sekarang pemerintah sedang galaknya perang dengan virus corona atau Covid 19," kata Kapten Tayung.

Lanjutnya, Alhamdulillah, sore ini sampai menjelang magrib tuntas semua, sudah ada perjanjiannya sehingga tidak ada lagi masyarakat yang melakukan aksi demo seperti yang tadi mereka lakukan. Perjanjian tersebut pada intinya tidak ada lagi kegiatan rame-rame atau membuat demo sampai berakhirnya masa pemberlakuan yang dianjurkan pemerintah terhadap penanggulangan pemutusan rantai Covid 19. Jika ada yang melanggar perjanjian yang telah mereka buat akan mendapatkan sangsi hukum," terang Kapten Tayung. (Irwan)

 

 

Berita Terkait

Tunggu Warganya Balik Luar Negeri, Petugas Rohil Stanby di Pelabuhan Dumai

Bupati Rohil Hadiri Peringatan Hari Keterbukaan Informasi Nasional Kampar

Tiga Pilar Kecamatan Bangko Pusako Kompak Padamkan Api

4 PDP di RSUD dr RM Pratomo: Keadaan Umum Baik, Besok Hasil Swab Keluar

Bupati Suyatno Manfaatkan Pulau Jemur dan Alam Pulau Tilan Sebagai Wisata Andalan Daerah

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Kronilogi Penganiayaan Pelajar MTS Hingga Tewas oleh Oknum Polisi

2

Wow! Ternyata Gubernur Dapet Bonus 1,7 Miliar Per Bulan Dari Pajak Kendaraan

3

Ironi di Riau, Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi Lagi

4

Kecanduan Film Porno, Seorang Pria Bunuh Bocah Perempuan Lalu Perkosa Jasadnya

5

Disidang, Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Yang Beredar 99 Persen Palsu

6

Hati-hati Modus Gerebek Mesum OTK di Pekanbaru Peras dan Rampas Mobil

7

Jejak Kasus Oknum Polisi Cabuli ABG Berdalih Tindak Pelanggar Lalu Lintas

8

Di Balik Surat BEM UGM untuk UNICEF: Nyawa Seharga Buku Tulis dan Teror yang Mengintai

9

Oknum Guru PPPK Diduga Selingkuh di Rumah Sendiri, Digerebek Suami dan Warga

10

Suport Atensi Kapolres Basmi Bali & Kenalpot Brong Demi Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan, " Ini