MENU TUTUP

Wabup Rohil Jhony Charles Pimpin Rakor dan Tegaskan Sinergi Lintas OPD

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:00:00 WIB
Wabup Rohil  Jhony Charles  Pimpin Rakor dan Tegaskan Sinergi Lintas OPD

Bangko,wawasanriau.com -- Wakil Bupati Rokan Hilir (Rohil) sekaligus Komandan Satuan Tugas (Satgas), Jhony Charles, memimpin rapat koordinasi (Rakor) penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) Malaria Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2026. 

Pertemuan krusial ini digelar di Pos Komando Penanggulangan KLB Malaria Rohil, Kantor BPBD Rohil, Jl. Kecamatan, Bagansiapiapi, pada Selasa (4/8/2026).

Dalam laporannya, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Rohil, Syafnurizal, menyampaikan bahwa per hari ini pos komando resmi memberlakukan 12 kali tanggap darurat.

"Menanggulangi bencana malaria ini selama dua tahun. Namun, hingga kini kami belum berhasil menurunkan atau menekan angka kasus Malaria secara signifikan. Saya sangat berharap rencana aksi ke depan bisa menyatukan sinergi dan kolaborasi antar-lintas OPD," ujar Syafnurizal. 

Wakil Bupati Rohil, Jhony Charles, mengungkapkan data mencengangkan di mana angka penularan tertinggi di Rohil mencapai 2.557 kasus. Wilayah yang paling terdampak adalah Kecamatan Sinaboi dengan 984 kasus, Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) 614 kasus, Kecamatan Bangko (302 kasus di RSUD dr. RM Pratomo dan 276 kasus di Puskesmas), serta Kecamatan Kubu dan Kubu Babussalam. 

"Kita harus mencari tahu diagnosis dan penyebab utamanya. Salah satu kendalanya adalah kepatuhan masyarakat dalam minum obat. Minimal pengobatan dilakukan selama 14 hari, tetapi banyak warga yang berhenti minum obat sebelum waktunya karena merasa tubuhnya sudah sehat," tegas Wabup.

Wabup juga mengingatkan ancaman cuaca ekstrem. Mengingat curah hujan yang wilayah Rohil juga berpotensi mengalami banjir yang dapat memperparah penyebaran Malaria dan DBD akibat genangan air. 

"Saya minta mindset kita berubah, jangan menganggap sepele hal ini. Tidak lucu jika ada masyarakat Rohil yang meninggal dunia karena DBD dan Malaria. Saya instruksikan para camat, Lurah dan datuk penghulu segera turun ke lapangan. Hidupkan kembali budaya gotong royong, bersihkan sampah, dan jangan mengandalkan DInas Lingkungan Hidup saja, namun harus bergotong royong," tambah Jhony Charles. 

Kajari Soroti Masalah Sampah dan Perhatian NasionalSenada dengan Wabup, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Rohil, Firdaus, menegaskan bahwa akar masalah utama dari munculnya penyakit adalah tata kelola sampah yang buruk.

 "Jika kasus ini sudah menyentuh hampir 1.000 orang di satu kecamatan, ini bukan main-main lagi dan pasti akan memicu perhatian nasional. Ke mana para pejabatnya? Mana Kadis Lingkungan Hidup, Kadis Kesehatan, dan Kadis BPBD? Kita harus samakan persepsi," ujar Firdaus tegas.

Kajari menyarankan agar dilakukan pengkajian karakteristik wilayah seperti di Panipahan dan Sinaboi, terutama terkait dampak air pasang laut. Ia juga meminta kepastian armada truk pengangkut sampah di daerah rawan agar tidak ada alasan lagi sampah menumpuk.

Wakil Ketua DPRD Rohil, Basiran Nur Efendi, menyatakan dukungan penuh legislatif terhadap penanganan KLB ini. Mengingat masa inkubasi malaria berkisar antara 14 hingga 28 hari, tindakan cepat dan masif diharapkan mampu menurunkan grafik penularan dalam waktu satu bulan ke depan. 

"Karena ini statusnya KLB (Kejadian Luar Biasa), penanganannya pun harus luar biasa. Ini kerja tim, tidak bisa dilakukan perorangan oleh satu dinas saja. Saya menyarankan agar dibuat grup koordinasi khusus, serta melibatkan tokoh masyarakat dan para ustaz di desa untuk menyentuh psikologis masyarakat agar mau mendengarkan imbauan kesehatan," kata Basiran. 

Terkait kendala anggaran di tengah kondisi fiskal daerah yang terbatas, Basiran menegaskan komitmennya. 

"Kebetulan nanti kita membahas APBD Perubahan (APBD-P). Saya minta tim teknis segera membuat kajian riil berapa anggaran yang dibutuhkan untuk penanganan darurat ini. Secara pribadi, saya siap pasang badan di DPRD agar usulan anggaran penanganan malaria ini diprioritaskan demi keselamatan masyarakat Rohil," tutupnya.

Rakor ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Rohil, di antaranya Kajari Rohil Firdaus, S.H., M.Hum., M.M., M.Ikom., Wakil Ketua DPRD Rohil Basiran Nur Efendi, Pasi Pers Kodim 0321/Rohil Kapten Inf. Dedi Amran, serta perwakilan Polres Rohil Panit Binmas Polsek Bangko IPTU, kepala OPD terkait, dan para camat dari wilayah yang terdampak malaria. (Zal). 

Berita Terkait

Bupati Telpon Gubri Karena Jalan Lintas Provinsi Sudah Diperbaiki

Mayjen TNI Cucu Somantri Lakukan Kunjungan Ke Rohil

BKD Rohil Diminta Transparan Dana Guru Honorer Fiktif Rp 300 Miliar

Bantu Pedagang, Disperindag Rohil Siapkan Ratusan Timbangan

Bhabinkamtibmas Polsek Rantau Kopar Cek dan Kontrol Perkembangan Tanaman Jagung Pipil

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

DPRD Rohil Gelar Paripurna Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

2

Daftar Lengkap 21 Pejabat Pemkab Rohil yang Baru Dilantik Bupati H. Bistamam

3

Polres Rohil tindak tegas Illegalloging di Sinaboi, 2 Tersangka Diamankan, Ratusan Batang Kayu Disit

4

Forum Media Daerah Rohil Resmi Surati DPRD, Desak RDP Soal Anggaran Kerjasama Media

5

Tingkatkan Stok Darah Pasien, PHR dan PMI Rohil Gelar Aksi Kemanusiaan

6

Tanam Pohon Trembesi di Sungai Bakau, Polsek Sinaboi Gencarkan Green Policing

7

Pamit ke Camat dan Pemdes, Mahasiswa KKN STAI Ar-Ridho Akhiri Masa Pengabdian di Sinaboi

8

Media Lokal Rohil Soroti Kemitraan Publikasi, Pemkab dan DPRD Diminta Buka Ruang Dialog

9

Hadir di Malam Puncak Haul ke-80, Dr. Maliki Ikuti Rangkaian Peringatan Syekh Oesman Syahbuddin

10

Malam Puncak Haul ke-80 Syekh Oesman Syahbuddin, Bagansiapiapi Dipadati Jamaah dan Masyarakat