Bupati Rohil H.Suyatno Doakan Agar Pembangunan Musholla Ponpes As Sunnah Berjalan Lancar

Jumat, 24 Januari 2020

Bupati kabupaten Rokan Hilir H.Suyatno berfhoto bersama santri yayasan ponpes As Sunnah, Jumat (24/01/2020)

BAGANSIAPIAPI, wawasanriau.com - Bupati kabupaten Rokan Hilir H. Suyatno menghadiri undangan pondok pesantren As Sunnah di jalan Makmur Kepenghuluan Bagan Jawa, Bagansiapiapi, Jumat (24/01/2020). Tampak hadir perwakilan kemenang Rohil H.Suhaimi, ketua MUI Ucok Indra, Ustadz Mustaqim, , ustadz Al Hasan Bantawi dan ketua GMB Rohil Abdul Hasmi.

Dalam kesempatan ini orang nomor satu di Rohil ini melaksanakan sholat Jumat bersama para santri di Mesjid yang berada di lokasi pondok pesantren.  Selanjutnya bupati Rokan Hilir H.Suyatno makan siang bersama dengan guru di pendopo utama pondok pesantren As Sunnah ini. Kemudian orang nomor satu di Rohil ini berkesempatan untuk memancing ikan di kolam ponpes ini. Bupati kabupaten Rokan Hilir ini selanjutnya meninjau pembangunan dapur umum yang belum kelar. Bahkan dia juga meninjau pemetaan lahan untu pembangunan musholla pondok pesantren yang berguna untuk belajar para santri dan santriwati.

Ketua yayasan As Sunnah, Ustadz Liri Suheri,LC menjelaskan bahwa ponpes pada awalnya berdiri dari kumpulan pengajian. Setelah itu kemudian mereka ke Jawa mengikuti isterinya yang asal dari Pulau Jawa. Dijelaskannya bahwa keluarga isterinya merupakan keluarga pondok pesantren. Akhirnya belajar di Jawa bagaimana mendirikan pondok pesantren. Meskinpun belum memiliki dana pembangunan namun dia senantiasa selalu berdoa agar keinginannya terlaksana. Kemudian mereka kembali ke Bagansiapiapi.

"Berharaplah kepada Allah untuk membangun pesantren,"ujarnya.

Akhirnya karena mendapat dukungan dari semua pihak pembangunan pondok pesantren dapat terlaksana di Jalan Makmur Kepenghuluan Bagan Jawa Bagansiapiapi ini. Hingga saat ini sudah memiliki beberapa ruangan santri dan santriwati. Mesjid dan ruang belajar serta ruang perpustakaan. Sedangkan saat ini sedang dilaksanakan pembangunan dapur umum. Saat ini juga sedang perencanaan pondasi pembangunan Musholla. Pondok pesantren As Sunnah ini berdiri telah berjalan tiga tahun. 

Dikatakannya, dalam pondok pesantren ini selalu mendidik para santri dan santriwati agar setiap selesai sholat mengirimkan Alfatihah kepada orang tua, guru dan yang membantu pembangunan pondok pesantren.

Sementara itu Suyatno menjelaskan dirinya ke pondok pesantren A Sunnah ini untuk memenuhi undangan pihak yayasan As Sunnah. Dia menjelaskan ini merupakan sudah untuk yang kesekian kalinya datang ke pondok pesantren As Sunnah ini.

"Saat di ponpes ini kami saling berbincang,"katanya.

Dia mengatakan ketua yayasan As Sunnah, ustadz Leri Suheri tadi mengatakan jika ada niat membangun ponpes maka harus berusaha dan berjuang tanpa pamrih.

"Alhamdulillah diberi kemudahan dan akhirnya jadi ponpes As Sunnah ini,"katanya.

Murid di pondok pesantren  (Ponpes) ini sudah puluhan santri dan santriwati. Saat ini sedang di bangun dapur umum untuk ponpes.

"Kita berharap ponpes ini akan dibangun musholla dengan bantuan melalui dana CSR Bank Riau Kepri,"katanya.

Dikatakan Suyatno, selaku orang tua dan kepala daerah Ia menginginkan kepada santri dan santriwati setelah selesai menuntut ilmu agamanya kepada masyarakat.

"Meskinpun siang maupun malam agar nantinya menerapkan ilmu kepada masyarakat lagi,"tuturnya.

Dikatakannya, selagi badan sehat dan bisa melihat mana yang baik dan mana yang buruk dengan memilahkan dan menjaga nama baik orang tua yang akhirnya mengembangkan ilmunya kemana mana. Oleh sebab itu, santri harus tahu dan jangan terpengaruh oleh ajaran lainnya. Diharapkan mempelajari ilmu agama sesuai petunjuk dan ajaran dari guru di pondok pesantren.

"Kami sebagai ortu berdoa agar pembangunan berjalan lancar dengan murid semakin bertambah,"ujarnya.

Kata Suyatno, jika dengan niat yang bagus maka Allah akan membantu dan menolong petunjuknya kepada kita.

Dikatakannya,  orang tua akan berbahagia dan selalu berdoa kesehatan anaknya yang menuntut ilmu agama di pondok pesantren meskinpun jarang bertemu. 

"Kami berdoa agar santri dalam keadaan sehat selama di ponpes ini,"pungkasnya kemudian. (gun)