JK Yakin Situasi Aman Saat Putusan MK: Sudah Capek Semua

Selasa, 25 Juni 2019

Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yakin situasi akan aman di Mahkamah Konstitusi (MK) saat pembacaan putusan gugatan Pilpres 2019. JK meyakini massa sudah jenuh untuk mengikuti aksi.

"Saya yakin juga besok lusa ini akan aman-aman saja. Lagian sudah capek semua," kata JK kepada wartawan di kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (25/6/2019).

JK mengapresiasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang mengimbau pendukungnya tidak melakukan aksi. Dia berharap para pendukung mengikuti imbauan tersebut.

"Saya apresiasi Pak Prabowo yang menginstruksikan tidak ada aksi massa," sebutnya.

JK membandingkan situasi pembacaan putusan MK pada lima tahun lalu. Dia menilai pada periode lalu lebih aman karena tidak didahului aksi seperti 21-22 Mei di depan gedung Bawaslu.

"Kalau yang dulu, apa namanya, biasa saja. Karena hanya ke MK tanpa ada suatu gerakan massa begitu. Kalau ini didahului oleh suatu gerakan massa kemudian ke MK," jelasnya.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian sudah menegaskan siapa pun yang membuat rusuh saat putusan sengketa Pilpres 2019 di MK akan menjadi musuh bersama. Ia menyebut, berdasarkan hasil survei, masyarakat tidak menghendaki kerusuhan terjadi. Adapun sidang putusan akan digelar pada Kamis (27/6).

"Peristiwa kemarin, 21 dan 22 Mei 2019, masukan yang saya dapat dari survei justru masyarakat tidak menghendaki adanya kerusuhan, kekacauan, dan lain-lain. Masyarakat Jakarta tidak menghendaki. Jadi, siapa yang membuat rusuh, itu akan menjadi musuh masyarakat," kata Tito di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (25/6). (detik.com)