Jalan Rusak Parah di Sinaboi Lumpuhkan Aktivitas Warga dan Anak Sekolah

Rabu, 07 Oktober 2026

Rohil,wawasanriau.com -- Akses jalan lintas di Kepenghuluan Darussalam, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, semakin memprihatinkan. Jalan yang menjadi urat nadi mobilitas harian dan distribusi ekonomi lokal tersebut mengalami rusak berat serta sulit dilalui, terutama saat musim penghujan.

Genangan air dan lumpur pekat di ruas jalan yang sebagian besar masih berupa tanah merah membuat kendaraan roda dua maupun roda empat kerap terjebak. 

Dampak paling serius dirasakan oleh anak-anak sekolah yang kesulitan menuju fasilitas pendidikan.Mugiyono, warga Kecamatan sinaboi, mengungkapkan bahwa jalan tersebut hanya bisa diakses dengan baik saat cuaca kering.

"Kalau musim kering masih bisalah dilalui untuk aktivitas sehari-hari. Tapi kalau sudah musim hujan, jangankan mobil, sepeda motor saja susah sekali lewat," ujar Mugiyono, Selasa (6/10/2026).

Masyarakat mendesak adanya perhatian serius dari pihak terkait maupun pemerintah daerah dan Dinas PUPR agar segera merespons keluhan ini melalui pengerasan jalan darurat dan pengalokasian anggaran pembangunan jalan secara permanen.

"Kepada pemerintah daerah, tolong perhatikan akses jalan kami. Anak-anak mau pergi sekolah saja susah, tolong pikirkan masa depan pendidikan mereka," tegas Mugiyono.

Menanggapi keluhan warga, Camat Sinaboi  Andri Munawar, S.STP, M.Si memberikan keterangan terkait status pengelolaan dan langkah penanganan yang telah berjalan. 

"Ia menjelaskan bahwa jalur utama tersebut secara regulasi berstatus Jalan Provinsi, sehingga kewenangan pemeliharaan berkala dan perbaikan berskala besar berada di bawah Pemerintah Provinsi Riau",Ujar Camat Sinaboi Andri saat dikonfirmasi via WhatsApp, Rabu (7/10/2026).

Meski demikian, pihak kecamatan bersama warga telah mengambil langkah penanganan darurat sejak dua bulan lalu melalui musyawarah bersama.

"Dari hasil musyawarah, perbaikan titik kerusakan terparah dilakukan secara gotong royong. Warga juga sepakat mendirikan portal untuk mengumpulkan sumbangan sukarela dari armada angkutan kelapa sawit yang melintas, di mana seluruh dana dialokasikan khusus untuk pemeliharaan jalan," jelas Camat Sinaboi Andri.

Camat Sinaboi Andri menambahkan, sebagian jalan memang sudah mengalami pengerasan, namun sebagian lainnya yang masih tanah merah sangat rentan rusak ketika terguyur hujan.

Masyarakat berharap aspirasi ini segera ditanggapi serius oleh para pemangku kebijakan, baik Kabupaten maupun Provinsi, demi menjamin kelancaran mobilitas warga dan masa depan pendidikan anak-anak di Sinaboi. (Zal).