
Bagansiapiapi, wawasan riau.com -- Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Pemkab Rohil) terus bergerak cepat dan terukur dalam menanggulangi status Kejadian Luar Biasa (KLB) Malaria di wilayahnya.
Sebagai bentuk komitmen serius, Wakil Bupati Rohil, Jhony Charles, memimpin langsung rapat koordinasi teknis bersama delegasi Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) dan tim ahli Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di ruang kerja Wakil Bupati, Lantai 4 Kantor Bupati Rohil, kawasan Batu 6 Bagansiapiapi.
Pertemuan strategis ini berfokus pada evaluasi data epidemiologi lapangan serta penyusunan strategi intervensi teknis yang lebih efektif dan efisien guna menghentikan laju penularan malaria di Negeri Seribu Kubah.
Dalam arahannya, Wabup Jhony Charles menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Penanganan wabah kesehatan menurutnya tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja sama tim (teamwork) yang solid dari seluruh instansi terkait.
"Kita harus bekerja sebagai tim dan saling memberikan dukungan penuh. Kehadiran rekan-rekan dari Kemenkes dan CDC sangat krusial untuk memperkuat aspek teknis epidemiologi dan intervensi di titik-titik rawan penularan," tegas Jhony Charles.
Guna memastikan percepatan eksekusi di lapangan, Wabup turut didampingi langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Rohil dan Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kadis BPBD) Rohil.
Sinergi antara sektor kesehatan dan manajemen kebencanaan ini disiapkan untuk mempercepat percepatan logistik pencegahan serta penanganan darurat.
Percepatan distribusi kelambu, obat-obatan malaria, serta pelaksanaan Indoor Residual Spraying (IRS) atau penyemprotan dinding rumah di wilayah terdampak.
Pemetaan berbasis digital untuk memantau titik rawan serta mengawasi migrasi/perpindahan penduduk di daerah endemis.
Sosialisasi dan edukasi mengenai Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta gerakan pemberantasan sarang nyamuk secara menyeluruh kepada masyarakat.
Perwakilan delegasi pusat menyambut baik gerak cepat dan sikap terbuka Pemerintah kabupaten Rokan Hilir (Rohil).
Sesi rapat diakhiri dengan komitmen bersama seluruh jajaran untuk menuntaskan status KLB Malaria di Kabupaten Rokan Hilir demi keselamatan dan kesehatan seluruh warga. (Zal).