Mahasiswa KUKERTA UNRI Hadirkan Program Rumah Cerdas Didesa Petaling Jaya

Senin, 20 Juli 2026

Indragiri Hulu,Wawasanriau.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Berdampak Reguler Universitas Riau (UNRI) menginisiasi Program Rumah Cerdas Desa sebagai upaya meningkatkan budaya baca dan literasi masyarakat di Desa Petaling Jaya, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu. Program tersebut resmi dibuka pada Jumat (17/07/2026) dan menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, serta masyarakat dalam menghadirkan ruang belajar yang mudah diakses oleh seluruh warga.

Kegiatan pembukaan dihadiri oleh Camat Batang Cenaku Badauwani, S.Sos., Kepala Desa Petaling Jaya Heriantoni Sembiring, A.Mk., Ketua BPD Petaling Jaya Sulistiyono, Ketua TP PKK Deni Imelda Barus, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta siswa-siswi SD Negeri 015 Petaling Jaya yang turut memeriahkan acara.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Petaling Jaya Heriantoni Sembiring menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KUKERTA Berdampak Reguler UNRI atas inisiatif menghadirkan Rumah Cerdas Desa sebagai sarana edukasi bagi masyarakat. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program tersebut dan berkomitmen mengarahkan peserta didik dari PAUD, TK, hingga SD untuk rutin memanfaatkan Rumah Cerdas Desa sebagai pusat belajar dan membaca.

Sementara itu, Camat Batang Cenaku Badauwani, S.Sos., menekankan pentingnya budaya membaca dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dalam sambutannya, ia mengibaratkan buku sebagai gudang ilmu pengetahuan.

"Buku itu adalah gudang ilmu dan membaca adalah kuncinya. Gudang kalau tidak tahu kuncinya, bagaimana mau masuk ke gudang dan mengetahui isinya," ujarnya.

Sebagai puncak rangkaian kegiatan, Program Rumah Cerdas Desa secara resmi dibuka oleh Camat Batang Cenaku bersama Kepala Desa Petaling Jaya. Peresmian tersebut menjadi simbol dimulainya pemanfaatan Rumah Cerdas Desa sebagai pusat literasi masyarakat yang diharapkan mampu meningkatkan minat baca, memperluas wawasan, serta menjadi ruang belajar bersama bagi anak-anak maupun masyarakat umum.

Setelah prosesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi literasi oleh Ahmad Afif Anderson dan Padri, mahasiswa KUKERTA Berdampak Reguler UNRI. Dalam materinya, keduanya mengajak peserta memahami pentingnya membangun kebiasaan membaca sejak dini. Mereka mencontohkan Jepang sebagai salah satu negara yang berhasil membangun budaya literasi kuat sehingga mampu mendorong kemajuan di berbagai bidang.

Selain itu, keduanya juga menegaskan bahwa upaya menumbuhkan minat baca bukan hanya menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan formal, melainkan memerlukan peran aktif keluarga, pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat dalam menyediakan lingkungan yang mendukung budaya literasi. Antusiasme anak-anak terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Kehadiran koleksi buku baru di perpustakaan desa disambut dengan semangat oleh para peserta yang mulai memanfaatkan Rumah Cerdas Desa sebagai tempat membaca dan belajar.

Melalui Program Rumah Cerdas Desa, mahasiswa KUKERTA Berdampak Reguler UNRI berharap dapat menghadirkan inovasi yang berkelanjutan dalam bidang pendidikan. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya literasi di Desa Petaling Jaya sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menciptakan sumber daya manusia yang lebih berkualitas.**