
Rohil,Wawasanriau.com– Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Pemkab Rohil) di bawah kepemimpinan Bupati H. Bistamam dan Wakil Bupati Jhony Charles terus membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung pada masyarakat.
Prioritas utama difokuskan pada pemeliharaan serta optimalisasi sektor infrastruktur jalan dan jembatan di berbagai wilayah strategis.
Meskipun kondisi fiskal daerah saat ini mengalami keterbatasan anggaran, jajaran pemerintah daerah tidak menyurutkan langkah.
Pemkab Rokan Hilir mengambil langkah taktis agar roda pembangunan penunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat tetap bergerak secara berkesinambungan.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Rokan Hilir yang dipimpin oleh kadis khoirul Fahmi, ST, Program swakelola ditetapkan sebagai solusi andalan dalam menjaga fungsionalitas jalan. Penegasan ini disampaikan oleh Kepala Seksi (Kasi) Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Rohil, Deddy Susanto, M.SI.

Deddy Susanto, mengungkapkan bahwa Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan mengelola anggaran swakelola sebesar Rp3 miliar pada tahun anggaran ini. Alokasi ini dipastikan terserap secara efektif, efisien, dan tepat sasaran guna menjawab keluhan serta kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
"Atas keterbatasan anggaran yang ada, kami berupaya semaksimal mungkin agar program pemeliharaan jalan dan jembatan tetap berjalan. Setiap rupiah yang tersedia harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, anggaran swakelola kami fokuskan untuk menangani ruas-ruas jalan yang menjadi urat nadi aktivitas ekonomi dan mobilitas warga," ujar Deddy Susanto,. saat memberikan keterangan resmi, Selasa (2/6).
Skema penanganan swakelola ini dinilai memberikan ruang gerak yang fleksibel bagi pemerintah daerah untuk melakukan percepatan perbaikan terhadap titik-titik jalan yang rusak parah. Di samping menghemat biaya operasional, metode ini memungkinan tim teknis bekerja secara bertahap namun pasti sesuai dengan urgensi kondisi lapangan.
Sejak awal tahun 2026, Dinas PUTR telah melaksanakan kegiatan pemeliharaan jalan di sejumlah kecamatan, di antaranya Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kecamatan Kubu, Kecamatan Kubu Babussalam, Kecamatan Tanah Putih, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, Kecamatan Rimbo Melintang, Kecamatan Bangko, Kecamatan Pekaitan, Kecamatan Bagan Sinembah, serta Kecamatan Bagan Sinembah Raya.
Meskipun tantangan luasan wilayah yang memerlukan perbaikan masih cukup besar, Pemkab Rohil optimistis melalui sinergi yang kuat antara dinas teknis dan masyarakat, fasilitas publik dapat terus dipertahankan.
Hal ini selaras dengan arahan Bupati H. Bistamam yang menginstruksikan bahwa pelayanan masyarakat tidak boleh berhenti hanya karena keterbatasan fiskal daerah.
Dengan berjalannya program swakelola ini, diharapkan jalur distribusi komoditas unggulan daerah seperti hasil pertanian dan perkebunan tidak terhambat, sehingga secara tidak langsung dapat memacu peningkatan kesejahteraan perekonomian masyarakat Rokan Hilir.
"Pemerintah hadir bukan hanya saat anggaran besar tersedia, tetapi juga ketika kondisi keuangan daerah menghadapi keterbatasan. Yang terpenting adalah bagaimana anggaran yang ada dapat dimanfaatkan secara efektif, tepat sasaran, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tutup, Deddy susanto. (Zal).