
Bangko,Wawasanriau. com -- Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir mencanangkan gerakan gotong royong massal yang dilaksanakan selama tiga hari berturut turut di Wilayah Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir, kamis (21/5/2026).
Bupati Rokan Hilir, H. Bistamam, memimpin langsung kegiatan gotong royong bersama masyarakat di Kota Bagansiapiapi. Ia menyampaikan rasa syukur karena kegiatan dihari pertama Goro ini dapat terlaksana dengan baik.
Gotong royong melibatkan masyarakat Kelurahan Bagan Barat, kepala OPD beserta jajaran, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta berbagai organisasi. Menurut Bupati, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Hal itu dilakukan sebagai upaya mencegah meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Rohil.
"Sekarang demam DBD sudah mulai agak bertambah, untuk itu dengan adanya kebersihan gotong royong ini jangan sampai ada lagi DBD di Kabupaten Rokan Hilir khususnya di Kota Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko," ujarnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rohil, Suwandi S.Sos, menambahkan bahwa kasus DBD di Kecamatan Bangko memang cukup meningkat.
Ia menilai penyebab utama adalah kondisi lingkungan yang kurang terjaga, seperti drainase tersumbat, genangan air, dan sampah yang berserakan di halaman rumah warga.
Karena itu, DLH bersama masyarakat melaksanakan gotong royong mulai dari jalan utama, Jalan Usaha I dan II, serta Jalan Pembangunan di Kelurahan Bagan Barat.
Kegiatan dilanjutkan pada Jumat, 22 Mei 2026, di Kelurahan Bagan Timur dengan sasaran Jalan Pahlawan, Jalan Sekip, Jalan Batu Hampar, dan Jalan Manap.
Pada Sabtu, 23 Mei 2026, gotong royong berlanjut di Kelurahan Bagan Punak dengan membersihkan Jalan Bulan, Jalan Gotong Royong, Jalan Kecamatan, Jalan Bkia, Jalan Pedamaran, Gang Saudara/Keluarga, serta Jalan Perkuburan.
Suwandi menjelaskan, selama kegiatan ini DLH mengerahkan 600 personel yang terdiri dari petugas parit, satgas, petugas taman, dan penyapu jalan. Mereka juga mendapat dukungan dari OPD, Koramil, Polsek, serta RT/RW di masing-masing wilayah.
"Mudah-mudahan upaya yang dilakukan Pemkab ini dapat menurunkan kasus DBD di Kecamatan Bangko. Sasaran utama dalam goro ini adalah drainase dan halaman rumah warga," tegasnya.
Selain membersihkan lingkungan, DLH juga melakukan penanaman pohon buah di halaman Masjid At-Tabiin sebanyak 100 batang pohon mangga dan rambutan disiapkan, dengan 30 pohon sudah ditanam pada hari pertama Goro.
"Jika tanaman buah-buahan itu nantinya sudah besar dah berbuah, maka akan bisa dinikmati oleh Jamaah masjid At-Tabiin dan masyarakat sekitar," Pungkas Suwandi. (Rls/Zal).