
Jakarta,WawasanRiau.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendadak sidak perusahaan baja asal China yang diduga tidak membayar pajak, di kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (5/2/2026).
Sidak ini dilakukan menyusul anggapan perusahaan yang memandang pejabat Indonesia mudah menerima suap. Perusahaan tersebut adalah PT Power Steel Mandiri (PSM).
Purabaya mengatakan, kunjungannya kali ini dilakukan untuk membantah anggapan pejabat Indonesia mudah menerima suap.
"Mereka klaim zaman kemarin-kemarin katanya pejabat Indonesia bisa disogok, supaya mereka bisa lancar menjalankan bisnisnya. Sekarang saya buktikan, kita tidak bisa disogok. Kalau main-main ya kita hajar terus," ungkap Purbaya saat ditemui wartawan di kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (5/2/2026).
Purbaya mengatakan seluruh karyawan PT PSM berkomitmen untuk memperbaiki praktik bisnis perusahaan. Namun, ia tetap akan memanggil pemilik perusahaan untuk dimintai pertanggungjawaban.
"Pada perjalanannya staf saya akan memanggil yang punya. Saya dengar yang punya sudah di BAP berkali-kali. Yang penting nanti message-nya harus sampai ke mereka dan ke teman-teman pelaku bisnis sejenis kalau kita tidak main-main. Tapi saya tidak akan ketemu dia langsung. Mungkin tidak sempat. Dia sekarang saja kabur. Tapi nanti staff saya akan omongin," jelasnya. **