Pasar Perawang Diharapkan Dibangun Dengan APBN

Jumat, 15 Januari 2016 | 17:28:26 WIB
Pasar Perawang Diharapkan Dibangun Dengan APBNi Foto: ilustrasi

SIAK.WAWASANRIAU.COM - Pembangunan tiga pasar di Kecamatan Tualang sedang diupayakan, yakni Pasar Tuah Serumpun, Tuah Sekata dan Pasar Bunut.

Pemerintah Kabupaten Siak berjuang agar pasar tersebut bisa dibangun dari alokasi APBN, dimana Kementerian Perdagangan memiliki program pembangunan pasar.

Untuk mendapatkan program pemerintah pusat, Bupati Syamsuar menggelar rapat dengan Dinas Perindustrian, Pedagangan dan UMKM, Dinas Pasar, Kebersihan dan Pertamanan, Kamis (14/1) di kediaman Bupati Siak.

Hadir, Asisten II Syafrilenti, Kadis Pasar Wan Ibrahim, Kadis Perindagkop Wan Bukhori, Kabag Hukum Jhon Effendi, Kepala BPPKAD Said Arif Fadillah, Camat Tualang Zulkifli, Penghulu Pinang Sebatang Bambang.

Rapat menindak lanjuti proposal yang telah diajukan oleh Dinas Pasar dan Disperindag ke Kementerian Perdagangan, guna memastikan agar pasar di Tualang bisa dibangun tahun ini.

"Ada dua angaran APBN yang diupayakan , satu dana Tugas Pembantuan Rp 6 miliar diusulkan untuk pembangunan Pasar Tuah Serumpun, satulagi DAK," kata Bupati Syamsuar.

Bupati meminta Kadis Pasar dan Kadis Perindag mendudukan secara pasti, karena dua dinas ini memiliki peluang yang sama menggarap pembangunan pasar.

"Manfaatkan program pusat yang bisa digulirkan ke pemerintah daerah, buat proposal untuk diajukan ke pemrintah pusat," pesan Bupati.

Kadis Pasar Wan Ibrahim menjelaskan, sebelumnya ia sudah mengajukan proposal dengan usulan Rp 4,7 miliar, setelah konsultasi ke Jakarta, Dinas Pasar meminta tambahan karena Pasar Tuah Serumpun membutuhkan izin Amdal, dan loss kering, dan mendapat gambaran Rp6 miliar. Los yang diusulkan dibangun pertama kapasitas 125 pedagang dan 215 kios.

Sementara Kadisperindag Wan Bukhori, menyampaikan perogram revitalisasi pasar ada dua jenis pembangunan. Pertama Revitalisasi pasar yang sudah ada namun kondisinya tidak memadai, dan pembangunan pasar baru dilakukan untuk daerah yang benar-benar membutuhkan pasar. (adv/humas)

Tulis Komentar