Melecehkan Wartawan di Depan Publik

Ketua PWI Rohil Akan Polisikan Anshari Kadir Dengan 3 Pasal

Senin, 07 Desember 2015 | 22:11:20 WIB
Ketua PWI Rohil Akan Polisikan Anshari Kadir Dengan 3 Pasali Foto: Ketua PWI Rohil, Jaka Abdillah.

BAGANSIAPIAPI,WAWASANRIAU.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Rokan Hilir (Rohil) berencana akan mempolisikan Anshari Kadir Kepala Bagian Administrasi Pendidikan dan Agama Biro Kesra Provinsi Riau . Pasalnya dia terindikasi telah melecehkan profesi wartawan.

Ketua PWI Rohil, Jaka Abdillah, SAg, menyebutkan bahwa dalam hal ini ada tiga sangkaan yang akan diadukan ke Polres Rohil, diantaranya adalah, penghinaan didepan Publik, perbuatan tidak menyenangkan dan perkataan Fitnah. Dengan perkiraan Pejabat tersebut bisa dikenakan sanksi 9 tahun penjara.

Kronologisnya, hadir dalam acara Akselerasi Unit Kerja Siswa (UKS) di Aula Lantai IV Kantor Bupati Rokan Hilir (Rohil),Riau, Senin (07/12/2015). saat perkenalan diri dan pengalaman kerja, Anshari mengatakan bahwa dia pernah menjadi wartawan disalah satu stasiun Radio di Pekanbaru. Dalam kutipan kalimat bahasa yang disampaikannya, dia megatakan bahwa Wartawan pandainya hanya cuma menyorot dan mencari kesalahan orang saja. Namun tak pandai menyorot diri sendiri.

Tak puas sengan sindiran itu, Ansari pun menyebut wartawan selalu menjadi juara setiap perlombaan lari asal amplop dilempar lebih dahulu. Dalam kiasan itu digambarkan bahwa wartawan identik dengan amplop jika tidak maka kerjanya menjadi lamban.

Bahkan ia sempat membela diri saat menjadi wartawan ia tak mau diberikan amplop oleh narsumber. "Saya dulu tak mau. bukan karena isinya 50 ribu ya tapi memang saya tidak mau. Paling sekali-kali lah pas mau berangkat ke Jakarta baru," katanya membela diri.

Melihat gaya dan logat bahsa perkataan Ashari semua hadirin memberi aplaus dan terbahak -bahak tertawa mentertawai wartawan, seolah menghina profesi wartawan.

"Wartawan di Bagan jangan ditulis ya. Masa jeruk makan jeruk," katanya sambil menyindir wartawan yang ada saat itu. Kondisi ini sontak membuat 3 orang wartawan yang tengah liputan (Dermawan Posmetro Rohil) (Wildani dan Julius, Rtv) keluar.(rafi)
 

Tulis Komentar