Pendidikan

Guru SD di Rohil Temukan Alat Isap Sabu Diruang Kelas

Mirip bong atau alat isap sabu -sabu ditemukan disalah satu ruang kelas SDN 026 Bangko, Kamis (11/07/2019) pagi.

WAWASANRIAU.com - Plh Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 026 Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Rosmaniar menyebutkan telah ditemukan Bong (alat isap sabu-sabu,red) disalah satu lokal kelas disekolahnya, Kamis (11/07/2019).

"Iya tadi salah satu guru kami yang lagi bersih -bersih diruang kelas menemukan seperti alat isap sabu, "kata Rosmaniar kepada wawasanriau.com saat ditemui dilokasi penemuan tersebut.

Tidak hanya itu, sebut Rosmaniar pihaknya kerap kali mengalami kehilangan. Seperti alat peraga pendidikan jasmani (penjas,red) buku pelajaran, alat tulis, dispenser untuk air minum diruang guru, pot bunga dan tempat sampah. 

Dalam hal ini Rosmaniar juga menyakini terjadinya akibat kondisi sekolah yang sudah tidak memungkinkan karena banyaknya kerusakan disegala sisi. 

"Apo tidak, jendela belubang -belubang jadi mudah maling masuk. Itulah kami berharap ada perhatian dari pemerintah untuk dapat merehab bangunan sekolah ini."kata Rosmaniar.

Tambahnya lagi, yang paling mengkhawatirkan baginya adalah bagaimana mengikuti akreditasi kalau kondisi sekolah masih seperti saat ini.

"Macam mana kami mau akreditasi, semua peralatan sekolah sudah hilang diambil maling. Pedahal target saya sekolah kami ini harus akreditasi. "ujar Rosmaniar.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) H Rusli Syarief meminta kepada Plh Kepala SDN 026 Bngko tegas. Jika menemukan perihal demikian cepat laporkan kepada polisi.

"Saya minta kepada semua kepala sekolah tegas. Jika ada hal seperti itu sampai menemukan bong (alat hisap sabu,red) laporkan kepada polisi."kata Rusli saat ditemui diruang kerjanya.

Rusli menyebutkan dalam hal ini  tidak terlepas dari peran penjaga sekolah. "Kemana penjaga sekolah, "kata Rusli dengan nada bertanya. 

"Kepala Sekolah juga harus aktif. Kalau penjaga sekolah tidak melaksanakan tugas pecat, gantikan dengan yang baru orang yang bisa bertanggung jawab. Kalau dia PNS laporkan kepada kami." kata Rusli dengan tegas.

Kata Rusli lagi, solusi untuk sekolah SDN 026 Bangko saat ini diusulkan honorer penjaga malam digaji dari dana bos yang sudah disetujui oleh komite sekolah.

Terkait bangunan sekolah yang perlu mendapatkan rehab, Rusli menekankan Kepala Sekolah agar aktif melaporkan perkembangan sekolahnya.

"Kepala sekolah harus aktif, laporkan perkembangan sekolahnya buat usulan pembangunan kedinas. Apa itu perlu rehab atau dibangun ditahun berikutnya. Inilah perlu proposal paling tidak kita bantu dengan dana DAK. "ujar Rusli.

Dikatakan lagi, tahun 2019 ini ada 42 sekolah se - Rohil yang dibangun dan direhab oleh pemerintah dengan dana Dana Alokasi Khusus (DAK) dari kementrian pendidikan. (zmi)


[Ikuti Wawasanriau.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar