Berencana Akan Lakukan Tawuran

Polsek Bangko Amankan 12 Anak Dibawah Umur

Selasa, 05 Februari 2019 | 14:30:06 WIB
Polsek Bangko Amankan 12 Anak Dibawah Umuri Foto: Anak-anak yang diamankan polsek bangko

Rohil (wawasanriau) --Jajaran Polsek Bangko, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mengamankan 12 orang anak dibawah umur yang ingin melakukan tawuran ke salah satu Pondok Pesantren, Selasa (5/2/2019) dini hari. 

Kapolsek Bangko Kompol James Rianov Rajagukguk menyebutkan, diamankan nya 12 orang anak tersebut atas adanya laporan dari masyarakat RT 15 Kepenghuluan Bagan Jawa bahwa adanya sekumpulan anak-anak yang sedang berkumpul dan berencana akan melakukan serangan ke salah satu pondok pesantren. 

"Kita mendapat laporan dari pihak RT 15 bahwa ada sekumpulan anak yang ingin melakukan tawuran ke Pesantren, mendapat laporan itu kita langsung turun kelapangan dan berhasil mengamankan satu orang, "katanya. 

Setelah mengamankan satu orang, pihak Polsek kemudian melakukan pengembangan dengan menggali informasi. Dari keterangan anak yang diamankan maka didapati nama rekan-rekannya. 

"Kita kemudian melakukan koordinasi dengan memanggil Penghulu Bagan Jawa dan RT 15 untuk dapat menghadirkan anak-anak sesuai denga nama yang kita dapatkan, "jelasnya. 

Didampingi para orang tua, dan dihadiri penghulu serta RT, anak-anak yang didapati namanya dibawa ke Mapolsek Bangko untuk dilakukan pembahasan nasib anak-anak tersebut kedepan dan diberikan pembinaan. 

Selain mengamankan 12 orang anak di bawah umur, jajaran Polsek juga berhasil mengamankan puluhan barang bukti berupa rantai, piringan sepeda motor serta seng yang di bentuk seperti gergaji. 

Kapolsek juga menerangkan, aksi tawuran di Bagansiapiapi sudah sangat meresahkan. Bahkan di Bagansiapiapi telah banyak terbentuk komunitas di media sosial yang beranggotakan siswa SD, SMP dan SMA. 

"Yang kita amankan ini nama gengnya Tongkrongan Budak Brandal (TBB) dan masih banyak komunitas lainnya, "sebutnya. 

Kumpulan anak-anak ini katanya lagi, sering melakukan aksinya pada tengah malam. Dengan membuat janjian melalui media sosial Facebook. 

"Kita sudah melakukan pemantauan sejak tiga bulan terahir akan kegiatan-kegiatan komunitas ini di media sosial dan dilapangan, "katanya. 

Sebelumnya tambahnya, pihaknya juga pernah mengamankan tiga orang dengan kasus yang sama saat melakukan tawuran dan kejar-kejaran antar geng di jalan Bintang. Bahkan yang lebih parahnya, tiga orang yang diamankan merupakan warga kota Dumai. 

"Sepekan yang lalu kita juga ada mengamankan, dan itu warga Dumai, disini juga ada komunitas yang namanya Geston 121 yang memiliki link ke luar daerah, tiga orang yang kita amankan itu sengaja di undang kesini, "paparnya. 

Dengan maraknya kenakalan remaja ini, James meminta kepada para orang tua agar lebih ekstra dalam membina anak-anak nya agar tidak terpengaruh dalam berbuat kejahatan. 

"Masa depan anak-anak ini masih panjang, ini adalah generasi penerus negeri ini, para orang tua harus lebih memperhatikan serta memberikan bimbingan, "pungkasnya. 

Penulis : Sagala
Editor    : Zmi

Tulis Komentar