Bupati Rohil Resmikan Puskesmas Termegah di Riau

Selasa, 08 Januari 2019 | 18:31:37 WIB
Bupati Rohil Resmikan Puskesmas Termegah di Riaui Foto: Bupati Rohil, H Suyatno resmikan pemakaian gedung puskesmas Bagansiapiapi

BAGANSIAPIAPI, WAWASANRIAU.COM - Bupati Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Propinsi Riau, H Suyatno resmikan pemakaian gedung Puskesmas Bagansiapiapi yang diklaim sebagai gedung puskesmas termegah di Riau yang berada di persimpangan Jalan Bintang dan Jalan Jambu Bagansiapiapi Kecamatan Bangko, Rohil, Selasa (8/1/2019).

Peresmian gedung yang bernilai Rp.4,8 miliar lebih yang dibangun dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN Tahun 2018 tersebut ditandai dengan penandatangan batu prasasti dan pembukaan kain selubung plang puskesmas oleh Bupati Suyatno dan pengguntingan pita oleh Ketua TP-PKK Rohil Hj Wan Mardiana didampingi oleh Kadiskes Rohil Hj Dahniar MKes, Ketua DPRD Rohil H Nasruddin Hasan, Kajari Rohil Gaos Wicaksono SH MH, Kabid Yankes Provinsi Riau, dr Yohanes, para pimpinan OPD, Upika, para Kepala Puskesmas se-Rohil dan undangan lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Rohil, Ners Dahniar,S.Kep, M.Kes dalam laporannya menyampaikan bahwa pembangunan Puskesmas Bagansiapiapi merupakan program prioritas nasional yang sinergi dengan daerah pada kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK) reguler bidang kesehatan Tahun 2018 dengan nilai kontrak fisik sebesar Rp.4.868.488.000.

"Pembangunan Puskesmas Bagansiapiapi ini merupakan program prioritas nasional yang bersinergi dengan pemerintah daerah. Pengerjaan pembangunan puskesmas ini selesai tepat waktu dengan nilai kotrak fisik sebesar Rp. 4.868.488.000. Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya pembangunan puskesmas Bagansiapiaapi ini," kata Dahniar.

Lanjutnya, program pembangunan puskesmas ini untuk memenuhi standart puskesmas sesuai peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 75 Tahun 20114 tentang puskesmas dan untuk dukungan program Indonesia sehatdengan pendekatan keluarga. Selain itu wilayah kerja puskesmas Bagansiapiapi merupakan destinasi wisata Bakar Tongkang yang memerlukan fasilitas pelayanan kesehatan yang standar sebagai pendukung kesehatan para wisatawan," jelas Dahniar.

Dahniar juga mengucapkan apresiasi atas keberhasilan puskesmas Bagansiapiapi yang telah mendapatkan predikat Akreditasi Madya pada tahun 2017 lalu den mengharapkan agar puskesmas Bagansiapiapi berupaya terus meningkatkan kwalitas pelayanan serta terus melakukan koordinasi lintas sektoral dalam melaksanakan upaya kesehatan masyarakat.

Bupati Rohil, H Suyatno dalam sambutannya menyampaikan ini merupakan sebuah langkah terdepan dengan semangat Nawacita mewujudkan pembangunan dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa serta peningkatan kwalitas hidup manusia melalui penguatan akses dan mutu pelayanan kesehatan.

Suyatno mengatakan kalau dirinya sangat merasa bahagia atas terlaksananya pembangunan ini. Karena, Perjuangan untuk membangun Puskesmas Bagansiapiapi ini sudah lama sekali dicita-citakan oleh Pemkab Rohil.

"Alhamdulillah pemerintah dan komitmen dan perjuangan kita bersama apa yang kita harapkan dan cita-citakan selama ini sudah terwujud. Pembangunan puskesmas ini saya pikir ini merupakan pembangunan puskesmas yang terindah dan termegah di Propinsi Riau," kata Suyatno.

Bupati juga mengatakan kalau bangunan Puskesmas Bagansiapiapi ini sudah berdiri sejak tahun 1976 silam dan letaknya berada dilingkungan masyarakat padat penduduk yang berada di Jalan Jambu akan tetapi bangunannya masih berbentuk panggung, dan alhamdulillah saat ini sudah bagus dan bahkan menjadi Puskesmas tercantik di Riau. "Terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah membantu dan memperhatikan daerah kita yang terletak di daerah pesisir dan berbatasan.

Selain itu, ucapan terima kasih juga kita sampaikan kepada kontraktor dan para pekerja yang mengerjakan bangunan mewah ini. Progres dari pembangunan ini sangat luar biasa, dalam tempo waktu lebih kurang lima bulan sudah rampung dan kualitasnya juga sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama," ucapnya.

Lebih jauh Bupati menyampaikan jika pada tahun 2019 ini Pemkab Rohil juga akan mendapatkan lagi dana DAK dari Pemerintah Pusat untuk pembangunan Puskesmas Bagan Punak dan tiga unit rumah dokter dan perawat.

Untuk lokasi pembangunannya dipusatkan di Persimpangan Tugu Ikan tepatnya di samping Taman Budaya, Batu enam. "Pembangunan ini bukti keseriusan kita, saya minta pada Tahun 2019 kita minta lagi pembangunan puskesmas Bagan Punak dengan anggaran sekitar Rp. 7 Miliar. Nanti ada bangunan puskesmas lengkap dengan rumah dokter dan perawatnya. Lokasi puskesmas nantinya kita letakkan di sekitar batu enam, kita sudah siapkan lahannya dan hal ini dilakukan agar para ASN yang sakit demam bisa langsung ditangani kepuskesmas tersebut," terang Suyatno.

Sementara itu, Kabid Yankes Provinsi Riau dr Yohanes mengatakan, pembangunan Puskesmas ini prinsipnya adalah untuk menuju masyarakat yang sehat. Untuk mencapai hal itu tentunya bukanlah hal yang mudah.

Oleh karena itu, harus menyiapkan dukungan masyarakat untuk penguatan pelayanan kesehatan primer. Selain itu, pelayanan kesehatan juga harus memenuhi standar dan untuk Puskesmas Bagansiapiapi sudah memenuhi hak tersebut," Ujarnya.

Untuk menunjang semua pelayanan ini dibutuhkan pemenuhan sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana. Apalagi ditengah kondisi keuangan daerah yang jauh berkurang dari sebelumnya.

"Untuk kekurangan SDM berupa dokter dan perawat kita siap membantu memenuhi kebutuhannya lewat program Nusantara Sehat. Silahkan pemkab mengajukannya ke provinsi, kita siap membantu untuk menyampaikannya kepusat lewat program Nusantara Sehat," pintanya.

Sehari sebelum acara peresmian puskesmas, pihak panitia dari puskesmas Bagansiapiapi dan Dinas Kesehatan Rohil melaksanakan pemotongan satu ekor kerbau untuk acara syukuran atas suksesnya pembangunan puskesmas tersebut.

Laporan : Irwansyah

Tulis Komentar