DPRD Rohil, Krismanto: Membantu Korban Banjir Tanggung Jawab Moral Bukan Kampanye

Ahad, 04 November 2018 | 11:36:57 WIB
DPRD Rohil, Krismanto: Membantu Korban Banjir Tanggung Jawab Moral Bukan Kampanyei Foto: Anngota DPRD Rohil, Krismanto

PEKAITAN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rokan Hilir (Rohil) dari Partai PDI-P, Krismanto menepis tudingan terkait bagi-bagi sembako dilokasi korban banjir Kepenghuluan Karya Mulyo Sari Kecamatan Pekaitan Rohil, Propinsi Riau ada unsur politis.

Kata dia, sebagai satu -satunya anggota DPRD di Pekaitan yang berdomisili dekat dengan lokasi korban banjir apakah harus berdiam diri melihat dan mendengar keluhan mintak tolong para korban banjir.

"Membantu korban banjir Ini adalah tanggung jawab moral saya selaku anggota DPRD Rohil, dapil pekaitan dan tinggal dIpekaitan, bukan kampanye, kelokasi banjir itu saya dipinta datang oleh utusan masyarakat agar meninjau langsung kelokasi dan memberikan bantuan kepada orang tua- tua yang sehari-harinya bekerja mengutip brondolan sawit karena banjir mereka tidak punya penghasilan sehingga tidak ada yang bisa dimakan lagi, jadi saya membantu mereka berdasarkan rasa kemanusiaan saja tidak ada unsur lain,"kata Krismanto, pada awak media, Minggu (04/10/2018).

Namun tidak semua perbuatan baik berbuah baik hal ini terjadi ditahun politik. Seperti yang dialmi Krismanto, setelah memberikan bantuan terhadap korban banjir pekaitan, KRS saat ini tengah dibidik pihak Banwaslu Rohi. Dengan pernyataan membidik Caleg Petahana DPRD Rohil, KRS bagi -bagi sembako dilokasi banjir pekaitan. 

Meski demikian, Krismanto mengaku tetap menghargai kinerja Bawaslu untuk menindak lanjuti masalah jika ada laporan. Hanya saja, ia berharap pihak Bawaslu dapat bekerja profesional dalam menyikapi masalah serta memilah mana kepentingan sosial dan kemanusiaan serta mana yang unsur politiknya, jadi jangan kaku dalam berkaitan dengan bencana alam.

"Persoalan KRS itu mau kita dalami apakah ada unsur politiknya, sedang pemeriksaan klarifikasi saksi nanti akan diekspos hasilnya, "ujar Anggota Banwaslu Rohil, Jaka Abdilah dikonfirmasi. 

TERPISAH, Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, bahwa kehadiran KRS dilokasi korban banjir belum lama ini adalah murni atas permintaan masyarakat dikarenakan KRS adalah seorang DPRD Rohil yang berdomisili dekat dengan lokasi banjir.

Hal itu dikemukakan salah satu warga RT.11 RW.02  Kepenghuluan Karya Mulyo Sari Kecamatan Pekaitan, Yudi (35). Ia mengaku bahwa dirinya diutus masyarakat Kepenghulun karya mulyosari untuk menemui anggota DPRD yang ada di Kecamatan Pekaitan dengan maksud minta bantuan moril dan materil untuk korban banjir terutama para orang tua serta memintanya turun langsung kelokasi.

"Di Kecamatan Pekaitan kan cuma ada satu anggota DPRD Rohil, karena ada musibah banjir yang dialami desa kami, Kepenghuluan Karya Mulyo Sari dan belum ada tindakan dari desa dan pemerintah saat itu. Berhubung ada orang-orang tua yang tidak ada pencaharian dimana selama ini kerja mereka mengutip brondolan sawit, akibat banjir otomatis perekonomiannya mati. Jadi karena ada pak dewan disini saya minta bantu  agar para orang tua tersebut diberi bantuan sembako untuk menyambung hidupnya selama banjir," kata Yudi.

Lebih jauh Yudi menjelaskan bahwa dalam hal pembagian sembako untuk orang-orang tua tersebut tidak ada unsur politis yang disampaikan Krismanto saat memberikan bantuan, bantuan tersebut dikatakannya murni demi kemanusiaan dan tanggung jawab moral tempat masyarakat mengadu. Dan saat itu masyarakat berharap akan kehadiran anggota DPRD dilokasi dapat menampung keluh kesah masyarakat agar tersampaikan kepada pihak pemerintah Rohil agar segara mengatasi banjir dan memberikan bantuan. (iwan) 

Tulis Komentar