Hukrim

Terjerat Kasus Korupsi, 13 PNS Dirohil Terancam Dipecat

Kasi Intel Kejari Rohil, Farkhan

BAGANSIAPIAPI, WAWASANRIAU.COM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hilir (Rohil) mengaku telah menangani kasus tindak pidana korupsi yang melibatkan 13 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas dilingkungan pemkab rohil. 

Dari jumlah itu, ada yang telah divonis inkrah, dan ada juga yang masih menjalani persidangan di PN Tipikor Pekanbaru, Riau terkait kasus korupsi Danau Buatan di Disparpora Rohil.

Demikian Dikatakan Kajari Rohil, Gaos Wicaksono melalui Kasi Intelnya, Farkhan, Rabu (19/9/2018) di Bagansiapiapi. Terkait dengan surat keputusan bersama Menpan-RB dan BKN yang mengatur tentang pemberhentian tidak secara hormat bagi PNS yang terjerat kasus korupsi diserahkan sepenuhnya kepada Pemkab Rohil.

"Kita (Kejaksaan'red) hanya sebatas mengeksekusi saja, untuk pemberhentiannya itu wewenangnya pemkab rohil," Ujarnya. Ia juga menjelaskan, Dari 13 PNS itu, 5 diantaranya mendapatkan vonis hukuman tahanan 5 Tahun penjara.

Dilanjutkan Farkhan, Pihak Kejari rohil akan terus melakukan koordinasi dengan kepegawaian dimasing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Inspektorat terkait perkembangan tentang status kepegawaian PNS mantan Nara Pidana (Napi) korupsi tersebut. (zmi) 


[Ikuti Wawasanriau.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar